Masa Jabatan Sekda Solo Akan Berakhir, Gibran Putar Otak Cari Kader Terbaik

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

KBRN, Surakarta: Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberi perhatian lebih terhadap regenerasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot). Perhatian diberikan menjelang seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang akan dilakukan tahun depan. 

Gibran menyebutkan gap (jarak) pejabat dilingkungan Pemkot ini cukup jauh antara ASN senior dan junior. Menurutnya, ada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kaderisasi pejabat ASN tidak berjalan mulus.

"Kaderisasi Dishub, Dispora udah baik, sing enom dan tua wes apik. Tapi ada beberapa OPD yang kader pejabatnya itu gap (terlalu jauh). Makane yang muda dikasih tanggung jawab lebih dan dibina. Kalau yang senior udah bagus semua," katanya di Balaikota Rabu (17/8/2022).

Gibran mengatakan pentingnya penyegaran dan rotasi pejabat ASN. Selain agar tidak terjebak pada rutinitas, putra Sulung Presiden Jokowi itu menyebutkan pergeseran pejabat ASN diharapkan regenerasi bisa berjalan baik.

"Gap terlalu jauh, yang jelas penyegaran penting, yang udah kelamaan di satu posisi ya harus digeser biar gerbong di bawah bisa naik. Tapi ini bukan masalah serius dan hanya dibeberapa tempat saja. Kini sudah kita selesaikan, gak masalah udah selesai," ujarnya.

Sedangkan Kepala BKP-SDM Dwi Ariyatno menyampaikan, tahun 2023 ada empat kepala dinas yang pensiun. Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) Solo juga akan pensiun. Oleh karenanya akan dilakukan seleksi Sekda sebelum nantinya dilakukan rotasi dan mutasi pejabat.

"Mekanismenya nanti nyari rolingan Sekda dulu, lalu ada rotasi mutasi eselon II. Misal Dinkes di isi mutasi atau rotasi atau pejabat lama yang punya kompetensi digeser ke Kesehatan. Nanti kekosongan itu dilakukan lelang jabatan," jelasnya.

Data dari BKP-SDM Solo, pejabat eselon II (Kepala Dinas) yang pensiun meliputi Kepala Arpusda terhitung mulai Agustus 2023. Kepala Inspektorat Oktober, disusul Kepala Dinas Kesehatan per November. Sementara itu kepala Bappeda dan Sekda terhitung mulai Desember 2023. 

"Pak wali selalu memberikan perhatian soal regenerasi pejabat. Tapi untuk yang pelantikan kemarin sudah berimbang kader muda dan senior. Kaderisasi proposional dalam satu OPD misal ada 4 Kabid, 2 senior 2 junior jadi akan berimbang," jelas Dwi Ariyatno. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar