81 Napi Boyolali Dapat Remisi HUT Kemerdekaan

KBRN Boyoalli : Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terus berlanjut.

Usai Upacara Detik-Detik Proklamasi dan ziarah di Taman Makam Pahlawan “Ratna Negara”, rombongan Forkopimda melakukan agenda pemberian remisi bagi warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Boyolali pada Rabu (17/08/2022) di aula rutan setempat.

 Pemberian remisi ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan beserta Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, Dandim 0724/Boyolali, Letkol Arm. Ronald Siwabessy, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Boyolali, M. Anshar Wahyuddin, dan Ketua Pengadilan Negeri Boyolali, Radityo Baskoro.

Dalam kesempatan tersebut, tamu undangan yang hadir dalam pemberian remisi dihibur dengan grup koor dari warga binaan yang menyanyikan lagu - lagu perjuangan.

“Dari 172 orang warga binaan Boyolali yang mendapatkan dan diusulkan remisi ada 81 orang dan semuanya sudah turun mendapatkan hasil remisi semuanya,” kata Kepala Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Boyolali, Agus Imam Taufik.

Sedangkan yang belum mendapatkan remisi karena terkendala oleh persyaratan administratif ada 34 orang.

Salah satunya dikarenakan mereka belum menjalani pidana belum sampai enam bulan, masih terkait dengan PP 99, serta masih ada beberapa warga binaan yang mempunyai perkara lain. Sisanya yakni 51 orang masih tahanan.

"Mereka sudah menjalani penilaian subsantife yaitu salah satunya mereka bertingkah laku baik dibuktikan dengan tidak melakukan pelanggaran pelanggaran yang terdata dalam regrister F (pelanggaran). Kedua, mereka melakukan kegiatan pembinaan yang telah terjadwalkan," ungkapnya.

Pihaknya berharap warga binaan yang bebas dapat menerapkan program pembinaan kerohanian, pembinaan jasmani, keterampilan serta program asimilasi ini dapat membantu pengembangan dan pembangunan Boyolali.

Sebagai tambahan informasi, sudah 1,5 tahun rutan yang semula beralamat di Jalan Merbabu, Boyolali direlokasi ke gedung baru rutan yang beralamat di Kampung Masahan, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo.

Di lokasi yang baru tersebut, rutan mampu menampung 172 warga binaan dari kapasitas 156 orang. Sehingga dirasa proposional dan maksimal dalam melakukan pembinaan dibandingkan dengan rutan yang lama yang berkapasitas 30 orang yang diisi 172 orang.  (kisno/ep)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar