Awas! Nyampah dan Merokok di Solo CFD Kena Sanksi Yustisi

Walikota Gibran Rakabuming Raka meninjau Solo Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi dan Jendral Sudirman. Dok Humas

KBRN, Surakarta: Perilaku pengunjung Solo Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Surakarta. Salah satunya pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya (Nyampah). 

Oleh karena itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo menyoroti perilaku pengunjung Car Free Day (CFD) Solo yang kerap membuang sampah sembarangan dan merokok di lokasi event bebas asap kendaraan bermotor tersebut.

Sebab beberapa kali petugas Satpol PP harus membina pengunjung, yang kedapatan membuang sampah sembarangan maupun merokok di CFD Solo.

“Biasanya kami bawa ke mako (kantor) untuk mendapatkan pembinaan,” kata Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan, Selasa (16/08/2022).

Meski sosialisasi larangan membuang sampah sembarangan dan merokok sudah cukup dilakukan petugas, namun pelanggaran itu tetap berlangsung. Satpol PP berencana memberikan sanksi yustisi atau peradilan kepada para pelanggar.

“Sebenarnya harapan Pak Wali (Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka), masyarakat tidak perlu dibawa ke pengadilan. Tapi kalau itu perlu, akan kami tindak,” bebernya.

Selama ini Arif mengaku, selalu mendapatkan laporan dari petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo terkait berserakannya sampah setelah penyelenggaraan CFD di Jalan Slamet Riyadi.

“Kalau untuk rokok, sebenarnya sudah banyak berkurang. Hanya masih kami temukan ada yang merokok di pinggir jalan dan beberapa menggunakan vape,” terang dia. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar