Bank Djoko Tingkir Fasilitasi 1000 UMKM Kelola Usaha Dengan Digitalisasi

Bank Djoko Tingkir Fasilitasi 1000 UMKM Kelola Usaha Dengan Digitalisasi.
Bank Djoko Tingkir Fasilitasi 1000 UMKM Kelola Usaha Dengan Digitalisasi.

KBRN, Sragen: PT BPR Bank Djoko Tingkir (Perseroda) yang sahamnya 100 % dimiliki Pemerintah Kabupaten Sragen, mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan aplikasi digital dalam mengelola usaha, tidak sekedar hanya pada aspek pemasaran dan penjualan, namun juga dalam pengelolaan keuangan, serta akses permodalan. 

Hal tersebut dinyatakan oleh Direktur Utama Bank Djoko Tingkir, Titon Darmasto, SH, MM, disela-sela acara  Gayeng Bareng Bersama 1000 UMKM, di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS), Sragen, Selasa (5/7-2022).

" Sebagai bank milik pemkab Sragen kami terpanggil ikut serta mendorong dan memfasilitasi pelaku UMKM Sragen untuk go digital. Berdasarkan data yang ada jumlah UMKM Sragen 69.050 namun yang memanfaatkan tehnologi digital masih di bawah 1 persen, " paparnya.

Lebih lanjut, Titon Darmasto, menjelaskan langkah kongkrit yang diambil adalah mengajak UMKM Sragen agar  mengembangkan pasar dan mengelola usaha melalui digitalisasi dengan menggunakan aplikasi UMKM Bangkit.

" Untuk itulah hari ini kita mengadakan sosialisasi penggunaan aplikasi UMKM Bangkit yang langsung menghadirkan CEO UMKM Bangkit, Rama Sahid untuk memberikan pelatihan. Alhamdulilah inisiasi Bank Djoko Tingkir ini mendapat respon positif dari pelaku UMKM, sampai hari ini yang register sudah 800 dan masih terus bertambah, namun mohon maaf untuk tahapan awal ini pelaku UMKM yang akan kami dampingi hanya 1000 UMKM, " paparnya.

Selanjutnya, Titon Darmasto, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan juga merupakan amanah regulasi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu melakukan edukasi dan literasi keuangan, serta mendukung visi misi Bupati Sragen yang mengalokasikan anggaran 10 Milyar UMKM per tahun.

" Bank Djoko Tingkir ingin mengajak UMKM Sragen go digital dan naik kelas dengan pendamping rutin dari kami. Harapan kami apa yang kami lakukan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional khususnya kabupaten Sragen.  Sebagai langkah kongkrit, kami memberikan pendampingan permodalan kepada UMKM Sragen tentunya dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Support dari Pemkab Sragen, khusus  Ibu Bupati sangat luar biasa akan mengalokasikan  KURDA melalui Bank Djoko Tingkir di tahun 2023, yang dikhususkan untuk pelaku UMKM Sragen, " ungkap Titon Darmasto.

Sementara itu, CEO UMKM Bangkit, Rama Sahid, yang didampingi CTO UMKM Bangkit, Edi Kurniawan, dalam paparannya menyampaikan pengguna internet di Indonesia 204,7 juta, hal ini menunjukkan pangsa pasar sangat besar, maka apabila UMKM tidak memanfaatkan pemasaran digital usaha tidak bisa berkembang dengan optimal.

" Pelaku UMKM harus melek 3 M bila ingin berkembang usahanya di era digital saat ini, yaitu melek kualitas diri, melek tehnologi informasi dan melek kolaborasi, " tandasnya.

" Keunggulan aplikasi UMKM Bangkit ini sederhaba dan mudah digunakan, serta tidak hanya untuk pemasaran produk saja, namun juga memonitor laporan keuangan dan aspek permodalan, " tambahnya.

Diakhir penyampaian materi, Rama Sahid, menutup dengan sebuah pesan, "Janganlah hanya sibuk dengan diskusi. Segeralah untuk eksekusi. Agar ide dan rencana tidak keburu basi, " pungkasnya.

Acara Gayeng Bareng Bersama 1000 UMKM berlangsung hingga sore, diikuti antusias dan penuh kegembiraan dengan hadirnya Owah Gerr Band dan dibagikan puluhan door prize. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar