Bebaskan 13 Ribu Meter Lahan Warga Nusukan, Pemerintah Gelontor 50 Miliar

KBRN, Surakarta: Warga Nusukan Kecamatan Banjarsari Solo yang terdampak pembangunan rel ganda dan rel layang akhirnya lega. Hari ini Rabu (6/7/2022) ganti untung lahan terdampak proyek telah dibayarkan.

Penyerahan uang ganti untung berlangsung di Kelurahan Nusukan oleh Wali Kota Gibran Rakabuming Raka bersama Kepala BPN, Kepala Kejaksaan Negeri dan Juga Kepala Balai teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah. 

Pemerintah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 50 Miliar untuk ganti untung 70 bidang lahan seluas 13 ribu meter persegi. "Anggaran sekitar Rp 50 miliar untuk 70 bidang ini," ungkap Kepala Balai Teknik Perkeretapiaan Kelas I wilayah Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya di Nusukan.

Salah satu penerima ganti untung Wagimin Wignyo Suyatno (75) mengaku senang sudah menerima uang sesuai yang diharapkan. Warga RT 1/18 Nayu Timur itu mengaku uang dari ganti untung ini akan digunakan untuk membangun rumah tinggal baru, karena bangunan lama terkena proyek rel ganda.  

"Lahan 63 meter rumah dan lahan. Kami tidak pindah masih disitu, soalnya masih ada lahan. Nggak semua kena. Pokonya (ganti rugi) cukup untuk buat rumah baru. Masih disitu kan yang kena cuma separo," jelas Wagimin.

Sementara itu Wali Kota Gibran Rakabuming mengapresiasi warga terdampak proyek yang telah merelakan asetnya untuk kepentingan umum. Menurut Gibran pembebasan lahan ini bukan tanpa masalah, karena juga ada protes-protes kecil yang dapat didiskusikan dengan lancar. 

"Protes itu ada, tapi bukan protes yang gimana-gimana. Kemarin cuma ada diskusi sebelum semua terselesaikan. Intinya warga mendukung, kemarin pendekatan baik sekali," jelas Gibran. 

Lanjut dia hal-hal non teknis apabila dapat diselesaikan dengan cepat akan memperlancar pelaksanaan teknis pembangunan. Proyek juga segera berjalan. 

"Semakin cepat kita menyelesaikan hal non teknis semacam ini pembangunannya bisa sesuai dengan timeline bisa on time. Harapannya bisa cepat selesai dan kemacetan bisa selesai, ini luar biasa sekali warga kompak," tandas Gibran.

Di kesempatan yang sama Kepala Badan Pertanahan Nasional BPN Solo Tensi Mardiani mengatakan total ada 70 bidang lahan dan 7 fasilitas umum dengan total 13 ribu meter persegi yang diberikan ganti dari Pemerintah. Menurut Tensi belum semua ganti untung warga dapat dibayarkan, karena ada yang belum dapat menunjukkan sertifikat lantaran dijaminkan bank dan lain lain.  

Ya targetnya tahun ini bisa segera diselesaikan. Ini kan satu tahun anggaran makin cepat makin baik masyarakat makin cepat menerima hasilnya kita juga makin selesai melaksanakan kegiatan yang lain," jelas Tensi. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar