Terpilih Secara Aklamasi, Anas Syahirul Kembali Jabat Ketua PWI Surakarta

KBRN Surakarta : Anas Syahirul Alim kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta secara aklamasi pada Konferensi Wartawan Indonesia di Solo, Sabtu (02/7/2022). 

Konfercab lima tahunan in berlangsung di Rumah Dinas Wakil Walikota Surakarta yang dihadiri lebih dari dua pertiga anggota PWI Surakarta.

Saat sidang pemilihan ketua, peserta konfercab mengusung calon tunggal yakni Ketua PWI Surakarta petahana Anas Syahirul.  

Anas kembali memimpin PWI Surakarta untuk masa bhakti 2022 - 2027. Pada konfercab tersebut juga dilakukan pemilihan Ketua Dewan Kehormatan PWI. Ada tiga nama yang dicalonkan yakni Budi Santosa, Anjar Dwi Wartono dan Bagus Atas Aji.

Namun ketika ditanya oleh pimpinan sidang pernyataan kesediaan dicalonkan, Bagus Atas Aji menyatakan tidak bersedia sedangkan Budi Santosa tidak hadir, hanya Anjar yang bersedia dan akhirnya juga terpilih secara aklamasi. 

Pada konfercab tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Mahmud dan Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa sekaligus membuka konfercab PWI. 

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh dalam sambutannya menyampaikan konfercab PWI Surakarta terlambat satu tahun akibat pandemi. 

“Sekalipun terlambat konferensi karena pandemi ini bisa dimaklumi. Pelaksanaan konferensi ini tepat dan bisa berlangsung sebelum kita memasuki Kongres PWI tahun depan,” ungkap Zulkifli. 

Zulkifli menyebut PWI Surakarta termasuk aktif memperjuangkan kelengkapan administrasi bagi anggotanya. 

“Pandemi hampir 3 tahun banyak wartawan senior yang habis masa berlaku keanggotaannya. Sehingga PWI Surakarta menghimpun sekian lama mengumpulkan anggota dan perpanjangan keanggotaan agar bisa melaksanakan konfercab PWI,” tandas Zulkifli. 

Membuka konfercab, Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa menjelaskan media menjadi bagian terpenting untuk bisa melihat dan menyebarkan baik buruknya daerah dan negara. 

“Perlu komunikasi timbal balik yang menjadi perekat antara pengelola negara dengan yang dikelola, dan wartawan lah fasilitatornya. Artinya hitam putihnya daerah ditentukan oleh media,” ungkap Teguh. 

Usai konfercab dan pemilihan ketua baru, formatur kepengurusan harus dipilih dalam waktu 7 hari. 

Ketua PWI Surakarta terpilih, Anas Syahirul kembali menerima amanah tersebut dan berkomitmen membawa PWI Surakarta lebih maju 

“Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan pada saya. Mari kita jalan bersama, lebih solid untuk PWI Surakarta yang lebih baik,” pungkas Anas.  (Edwi/rill)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar