PLTSa Putri Cempa Solo Mendekati Produksi, Bagaimana Nasib Pemulung dan Sapi?

Sapi milik warga Jatirejo Mojosongo dilepasliarkan di TPA Putri Cempa Solo. Dok Istimewa Foto Ilustrasi

KBRN, Surakarta: Uji coba Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) Putri Cempa Solo telah dilakukan, Selasa 28 Juni 2022, dan membuktikan sampah dapat diubah menjadi energi listrik. Namun demikian masalah alih profesi bagi pemulung di TPA belum ada kejelasan.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku akan memikirkan nasib ratusan warga yang menggantungkan hidupnya di TPA Putri Cempa. Termasuk sapi yang dilepasliarkan di TPA tersebut.

"Kami akan pikirkan untuk (alih profesi) pemulung. Ternak jangan ya, kalau makan sampah jangan. Yang penting PLTSA harus jalan," kata Gibran Rakabuming Raka saat dijumpai seusai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Surakarta tentang pengelolaan sampah, Rabu (29/6/2022).

Gibran mengapresiasi proyek PLTSa yang mendekati selesai. Laporan yang diterimanya ujicoba berjalan baik, bahkan polusi dan dampak lingkungan yang dikhawatirkan tidak terjadi. Pihaknya mengharapkan pendampingan dari PLN agar produksi listrik sesuai.

"Komisioning sudah baik kata Pak Kasno, suaranya halus, lain-lain bagus. Tinggal nunggu pendampingan dari PLN biar listrik yang dihasilkan sesuai target. Paling penting itu," sambungnya.

Terkait rencana pengurukan sungai untuk perluasan pengolahan sampah, Gibran juga telah memberi lampu hijau. Termasuk telah dibahas dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. "Udah dibahas BBWSBS dari tahun lalu, wes. Realisasi segera, udah dibahas tahun lalu," ujarnya.

Sementara masalah pasokan sampah untuk memenuhi kebutuhan PLTSa Gibran akan berkoordinasi dengan wilayah sekitar. Namun pihaknya berharap gunung sampah di TPA diproses agar lahannya bisa dialihfungsikan.

"Kita koordinasikan dengan wilayah sekitar, itu mesinnya memang rakus jadi harus ngambil dari kota lain pasti mau. Pembicaraan sambil jalan pasti mau. Kita prioritas gunung sampah yang di sana biar lahan bisa digunakan yang lain," jelasnya. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar