Kimkas Gelar Pameran dan Obral Furniture dan Kayu Olahan di The Park Mall Solo Baru

KBRN Sukoharjo :  Penjualan produk industri furniture dan kayu olahan di Jawa Tengah kembali bergairah setelah hampir dua tahun mati suri lantaran terdampak pandemi Covid-19.

Hal itu terbukti dari berbagai  pameran mebel dan furniture yang digelar di berbagai daerah.

Pameran sendiri dibarengi dengan obral atau pemberian diskon besar-besar. Seperti yang dilakukan Komunitas Industri Mebel dan Kerajinan Soloraya (Kimkas) yang menggelar pameran di Atrium the Park Solo baru Sukoharjo, Rabu (29/06/2022).

Pameran yang akan berlangsung hingga Senin (04/07/2022) mendatang itu diikuti 20 peserta  Kimkas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Jawa Tengah, Arif Sambodo kepada wartawan mengakui sebetulnya  evaluasi pada akhir 2020, kerajinan termasuk furniture mengalami penurunan.

Akan tetapi menjelang awal 2022 khusus untuk industri furniture mulai bergeliat.

Bahkan hingga awal 2022, menurut informasi dari Kimkas permintaan domestik mengalami peningkatan penjualan.

Untuk itu pihaknya meminta kepada para pelaku usaha menengah khususnya dibidang furniture untuk segera menawarkan produk-produk hasil olahan mereka.

“Artinya saat dalam suasana pandemi masyarakat menahan belanja dan saat ini ketika covid sudah mulai turun kesempatan bagi para pelaku usaha menengah khususnya furniture untuk segera menawarkan produk-produknya,” ungkap Arif Sambodo.

Arif Sambodo juga berharap kegiatan yang terselenggara kerjasama dengan Disperindag Jawa Tengah dapat meningkatkan promosi produk industri furniture dan kayu olahan di Jawa Tengah.

“ Semoga kegiatan pameran mebel di Solo raya dapat meningkatkan promosi produk industri furniture dan kayu olahan,” tandasnya

Sementara itu Sekjen Kimkas Soloraya, Setiawati Nur Ariva, menyebut jumlah anggota kimkas ada 40, namun pada pameran obral mebel ini diikuti 20 perajin dari Soloraya. 

“Tidak hanya sasar pasar lokal, kami juga berharap pasar ekspor kembali bergeliat. Disaat sebelum pandemi, biasanya pameran di Mall hanya sekitar 3 atau 4 hari, namun saat pasca pandemi pihak pengelola the Park Mall Solo baru memberikan alokasi waktu selama 6 hari,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa  gerakan kembali semangat para perajin furniture, harapannya selain retail selama pameran, namun juga ada tawaran project setelah pameran selesai.

“Dalam pameran dan obral mebel dan furniture tersebut Kimkas  membidik tagget omset 800 juta,” pungkasnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar