Lelang Jabatan Minim Peminat, Gibran: Nek Wedi Orasah Kerja!

Foto ilustrasi, ASN Pemkot Solo dilantik dalam jabatan fungsional di halaman Balaikota. Dok Humas

KBRN, Surakarta: Pendaftaran Open Bidding (lelang jabatan) lima kepala dinas di Pemerintah Kota Solo Rabu (29/6/2022) pukul 24.00 WIB akan ditutup. Namun 12 jam jelang penutupan hanya dua PNS yang telah mendaftar. 

Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkot Solo minimal membutuhkan setidaknya 15 ASN. Setiap formasi minimal tiga pendaftar. 

Pendaftaran lelang jabatan lima kepala dinas mulai dibuka pada 22-29 Juni 2022. Kelima posisi jabatan kepala dinas yang dilelang, yakni, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perhubungan (Dishub). 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku kelima posisi yang kosong merupakan posisi strategis dilingkungan Pemkot Solo. Dirinya yakin detik-detik terakhir jelang penutupan pendaftaran akan terpenuhi.

Tidak apa-apa hari-hari terakhir lak kebak (akan penuh pendaftar, itu semua posisi strategis," kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, saat di Gedung DPRD Solo, Rabu (29/6/2022).

Ada dugaan, para ASN minder mendaftar karena takut bekerja dengan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu. Mengingat, kelima posisi yang dilelang banyak berinteraksi dan krusial dilingkungan Pemkot Solo. "Tenang saja, nek takut yo rasah kerjo (kalau takut, jangan kerja)," tandas Gibran.

Gibran mengatakan ada beberapa kriteria yang bisa menduduki lima jabatan yang kosong itu. Gibran menyebutkan tidak harus pejabat muda, yang penting jujur dan cekatan. Dirinya juga berharap ada pejabat dari luar daerah yang ikut berkompetisi.

 "Penting jujur, cekatan, gak harus muda. Daerah lain mau daftar ya silakan

 Dari dulu kan kita selalu buka pendaftaran dari luar," pungkasnya.

Salah satu pejabat eselon IIIA Hendro Pramono mengaku tidak berminat mengikuti open bidding. ASN yang menjabat Kabag Kesra Setda Solo itu mengatakan, dirinya sudah terlalu tua untuk mengikuti seleksi jabatan ini. 

"Saya gak ikut mas, usianya sudah tidak mencukupi. Nunggu pensiun saja momong cucu," katanya.

Sementara itu pejabat Eselon IIIA lainnya mengaku sudah menyiapkan berkas syarat pendaftaran. Namun ASN yang menjabat Sekretaris Dinas itu akan mendaftar pada detik-detik akhir jelang penutupan. Selain itu menunggu siapa saja calon peserta lelang jabatan di formasi yang diminati.

"Kita siapkan berkasnya saja. Tapi kita nunggu last minute kan masih sampai jam 00.00. Kami ikut bukan ngebet pingin jabatan, tapi mengukur kemampuan kita karena harus lolos seleksi. Kalau hasil akhir kita serahkan pak wali," jelas ASN yang enggan disebutkan namanya itu.

Sebelumnya Kepala BKP-SDM Solo Dwi Ariyatno mengatakan ada 37 Pejabat Eselon Tiga yang berpotensi memperebutkan lima kursi kepala dinas yang kosong. Belum lagi eselon IIIB setingkat Kepala Bidang yang juga memiliki peluang yang sama. 

Menurut DWi jika sampai akhir pendaftaran belum memenuhi kuota maka akan dilakukan perpanjangan. "Kalau perpanjangan juga tidak terpenuhi ya kita lanjutkan seleksi dengan peserta yang ada," hemat dia. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar