684 ASN Pemkot Solo Diambil Sumpah Jadi Pejabat Fungsional

Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa melantik ratusan ASN Pemkot Surakarta menjadi pejabat fungsional di Halaman Balaikota. Dok Humas

KBRN, Surakarta: Sejumlah 684 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Surakarta/Solo dilantik menjadi pejabat fungsional. Pelantikan ini diharapkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan profesionalitas ASN di bidangnya masing-masing.

Pelantikan dilakukan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa di halaman Balaikota Surakarta, Selasa 28 Juni 2022. Pelantikan disaksikan Sekretaris Daerah Sekda Ahyani dan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Dwi Ariyatno.

Data yang dihimpun dari BKP-SDM Solo dari 684 pejabat tersebut meliputi PNS Fungsional 195 orang. Kemudian P3K Guru tahun 2019 sejumlah 59 pegawai.

Lalu P3K Fungsional Non Guru Formasi 2021 sejumlah 159 pegawai, P3K Fungsional Guru Tahap I Formasi 2021 sejumlah 175 pegawai dan P3K Fungsional Guru Tahap II Formasi 2022 sebanyak 96 pegawai. 

Kepala BKP-SDM Dwi Ariyatno mengatakan PNS maupun P3K yang dilantik terdiri dari kelompok jabatan fungsional pendidikan sebagian besar adalah guru. Kemudian kelompok jabatan fungsional tenaga kesehatan baik mulai dari dokter perawat bidan pranata laboratorium kesehatan dan lain-lain.

"Juga untuk yang kelompok jabatan fungsional tenaga teknis yang di dalamnya adalah unsur-unsur penunjang di fungsi lembaga atau dinas yang ada di Pemerintah Kota Surakarta. Jenisnya antara lain prata humas, pranata komputer, kemudian analis kebijakan dan jabatan-jabatan yang lain," jelas Dwi.

Lanjut Dwi Ariyatno, pelantikan bagian dari kelengkapan dalam memangku jabatan menjadi PNS atau P3K kemudian diangkat dalam jabatan fungsional sesuai dengan profesi. Hal ini didasarkan pada kualifikasi dan jabatan masing-masing.

"Diharapkan pasca pelantikan akan memberikan semangat kepada mereka agar memberikan pemahaman kepada ASN bahwa mereka terikat dengan kewajiban-kewajiban tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Tentunya dengan standar profesi dan kode etik yang masing-masing profesi yang mereka duduki," jelasnya.

Dari pelantikan dan penyematan jabatan fungsional diharapkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena pejabat yang dilantik ini berdasarkan pada profesi yang dibidangi.

"Harapannya akan menjadi pedoman di dalam memberikan pelayanan, menjalankan tugas profesi mereka masing-masing. Dan ini adalah bagian dari proses pelayanan kepada masyarakat, agar pelayanannya semakin baik kedepannya," tandas mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Solo itu. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar