Diduga Serangan Jantung, Jemaah Haji SOC Asal Boyolali Dirujuk ke RS Deli Serdang

Foto ilustrasi jemaah haji Embarkasi Solo diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo setelah selesai pelepasan di Gedung Musdalifah Asrama Haji Donohudan Boyolali. Dok RRI

KBRN, Boyolali: Seorang jemaah Embarkasi Solo harus dilarikan ke Rumah Sakit Deli Serdang Sumatera Utara saat penerbangan menuju tanah suci, Selasa (28/6/2022). Jemaah haji asal Kabupaten Boyolali Jawa Tengah yang diberangkatkan bersama kloter 35 itu diduga mengalami serangan jantung.

Informasi yang dihimpun dari PPIH Embarkasi Solo menyebutkan, jemaah calon haji yang sakit dengan nama Fatchan Noer Hadiyanto, umur 52 tahun. Pria asal kecamatan Sambi itu mengeluh sesak nafas dan muntah di pesawat.

"Jemaah asal Embarkasi SOC Solo Kloter 35, Seat 162. Calon jemaah tersebut mengeluh nyeri dada sebelah kiri, agak sesak dan muntah," ungkap Pejabat Humas PPIH Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin melalui pesan WhatsApp kepada RRI, Selasa petang.

Jemaah tersebut sudah diberikan pertolongan pertama oleh petugas. Bahkan juga diberikan alat bantu oksigen. Namun tidak menunjukkan perbaikan. 

"Dilakukan pemeriksaan saturasi O2 = 96 % dengan oksigen terpasang 2 liter, TD = 80/60. Tidak ada perbaikan setelah di berikan oksigen," sambungnya.

Oleh karenanya, petugas memutuskan jemaah tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Akhirnya jemaah itu diturunkan saat pesawat dengan nomor penerbangan GIA 6135 saat transit sementara di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

"Jemaah di rujuk ke RSUD Deli Serdang di Lubukpakam, dengan diagnosa sementara suspek  CHF atau gangguan fungsi jantung," terang Sarip.

Jemaah yang mendadak sakit saat menempuh perjalanan menuju Jeddah diturunkan di Deli Serdang dengan seorang pendamping. Setelah pesawat mengisi bahan bakar kemudian langsung melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci. 

Sementara itu total JCH Embarkasi Solo yang sakit saat masih di Indonesia menjadi 8 orang. Lima jemaah dirawat di RSDM Solo dan 2 di Klinik Embarkasi Solo masih menjalani observasi.

Sedangkan jemaah asal Embarkasi Solo yang di rawat di Arab Saudi ada sebanyak 13 JCH. Ke 13 jemaah haji yang sakit ini semua dirawat di KKHI (Kantor Kesehatan Haji Indonesia) Mekkah. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar