Lelang Jabatan 5 Kepala Dinas di Solo Sepi Peminat, Takut Jadi Partner Kerja Gibran?

Foto ilustrasi, pejabat eselon di Pemkot Solo tengah mengikuti upacara di halaman Balaikota. Dok Pemkot

KBRN, Surakarta: Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk lima Kepala Dinas di Pemkot Solo sepi peminat. Tiga hari jelang penutupan pendaftaran tak satupun PNS yang mendaftar open bidding.

"Sejak dibuka dari tanggal 24 (Juni) sampai hari ini masih 0. Belum ada pendaftar," kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKP-SDM) Solo Dwi Ariyatno, Senin (27/6/2022).

Lima jabatan eselon II yang dilelang meliputi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga. 

Menurut Dwi Ariyatno, di internal Pemkot ASN golongan IIIA yang berpotensi memperebutkan 5 kursi Kepala dinas itu ada 37 orang. Belum lagi pejabat eselon IIIB setingkat Kepala Bidang yang jumlahnya juga lebih banyak. 

Pihaknya masih menunggu sampai akhir penutupan pendaftaran pada Rabu 29 Juni pukul 24.00 WIB. Jika belum memenuhi kuota minimal 3 pelamar dalam satu formasi akan dilakukan perpanjang waktu pendaftaran.

"Minimal ketentuan syarat itu tiga pendaftar, kalau masih kurang mekanismenya ya diumumkan ulang atau diperpanjang lagi. Kalau mekanisme dua pengumuman ulang masih kurang yang kita lanjutkan seleksi dengan peserta yang ada," jelasnya.

Dwi Ariyatno menduga, saat ini para PNS yang memenuhi syarat ketentuan untuk menduduki Lima Kepala Dinas sedang menyiapkan syarat. Seperti berkas administrasi dan juga uji gagasan. 

Kemudian juga menimbang dan saling menunggu siapa saja peserta yang akan menjadi lawan saat seleksi jabatan. Dwi Ariyatno memprediksi saat akhir penutupan pendaftaran akan banyak ASN yang mendaftar.

"Biasanya rame kalau sudah akhir. Ini mungkin masih menimbang menyiapkan syarat administrasi dan juga uji gagasan. Kalau syarat administrasi kan sebenarnya mudah tinggal download aja, nulis juga tidak butuh waktu banyak," jelasnya.

Pihaknya ingin pejabat yang memenuhi syarat dapat mendaftar open bidding untuk lima jabatan yang dilelang. Pihaknya tak mau disalahkan bilamana nanti jabatan kosong diisi oleh PNS luar kota. Karena sistemnya lelang jabatan ini terbuka untuk ASN di manapun. "Pada gak mau daftar, nanti kalau diisi orang luar ya tau rasa," ucapnya.

Sebelumnya Wali Kota Gibran Rakabuming meminta BKP-SDM segera melakukan lelang jabatan untuk lima Kepala Dinas yang kosong pada tahun ini. Gibran mengatakan lelang dilakukan secara terbuka. Tidak hanya PNS Pemkot Solo saja, tetapi pejabat dari luar daerah juga diperbolehkan mendaftar. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar