BPJS Ketenagakerjaan Bidik Peserta Dari Lembaga Keagamaan Dibawah Kanwil Kemenag Jateng

KBRN, Surakarta: BPJS Ketenagakerjaan BP Jamsostek Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY terus memperluas cakupan kepesertaan BP Jamsostek kepada para pekerja sektor keagamaan di lingkungan Kanwil Kemenag Jateng.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Tenaga Kerja Jateng dan DIY Cahyaning Indriasari  mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan bersama Kemenag Kanwil Jateng memprioritaskan pada kepesertaan di sektor Formal. Pasalnya Kemenag memiliki pendidikan Formal dan non Formal seperti RA, MTS, MI, MA. 

Saat ini pekerja sektor formal di bawah Kemenag Jateng yang sudah terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 21.715 orang dengan jumlah lembaga yang sudah terdaftar 3.261 lembaga.

"Untuk cakupannya dari sisi tenaga kerja sudah sebanyak 22 % sedangkan sisi lembaga sebanyak 30 %,” ungkap Cahyaning di sela Rapat Koordinasi BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Kanwil Jateng di Lor In Hotel Solo, Jumat (20/5/2022).

Menurut Cahyaning, jumlah pekerja di sektor sektor formal yang bekerja di bawah Kemenag Jateng sebanyak 98.357 pekerja sektor keagamaan. Sementara lembaganya ada 10.864 lembaga.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Mustain Ahmad mendukung seluruh pegawai di sektor keagamaan di lingkungan Kemenag Se Jawa Tengah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kakanwil juga mengapresiasi kerjasama kepesertaan jaminan sosial bersama BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya tingkat kesejahteraan orang diukur dari sisi kesehatan dengan perlindungan jaminan sosial.

“Jumlah peserta BPJS di Jawa Tengah setiap tahun meningkat terbukti capaian sektor formal 20 % dan sektor non formal 17 %. Ini terus digencarkan sosialisasi harapannya agar tercover,” papar Mustain Ahmad.

Lanjut Mustain banyak kendala ditemui terkait pemahaman dan honor pegawai non formal. Namun pihaknya akan memfasilitasi dengan mencari solusi agar seluruh pegawai non formal tercover BPJS Ketenagakerjaan.

"Salah satu upaya yang akan kita tempuh menggandeng badan Amil Zakat Nasional BAZNAS," ujarnya.

Dalam kesempatan itu dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada ahli waris pekerja sektor keagamaan di wilayah Sragen. Fatimah

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar