Baru 21%, Replika Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi Ditarget Selesai 26 Agustus

Crown Prince Court (utusan) Pemerintah Uni Emirat Arab, Mohammed Ali Rashed Saeed alDhaheri bersama Wali kota Solo Gibran Rakabuming meninjau langsung pengerjaan masjid yang menjadi replika Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Senin (24/1/2022).

KBRN, Surakarta: Pembangunan replika Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi di Solo kini sudah mencapai 21 persen, setelah dimulai Maret tahun lalu. Pembangunan Masjid hadiah dari pangeran Arab Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Joko Widodo itu ditargetkan selesai pada 26 Agustus tahun ini.

Capaian proyek 21 persen diketahui setelah Crown Prince Court (utusan) Pemerintah Uni Emirat Arab, Mohammed Ali Rashed Saeed alDhaheri bersama Wali kota Solo Gibran Rakabuming meninjau langsung pengerjaan masjid yang menjadi replika Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Senin (24/1/2022).

Disela meninjau proyek ini Mohammed Ali Rashed mengatakan akan menyelesaikan proyek tersebut secara On time. Pihaknya juga berharap, proyek tersebut bisa segara rampung dan bisa dimanfaatkan masyarakat Solo.

"Kami akan menyelesaikan proyek ini sesegera mungkin, insya allah ini akan on time. Pada september nanti semoga sudah bisa digunakan untuk masyarakat terutama kota Solo," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengatakan progres proyek tersebut sesuai jadwal dan perencanaan, dan pada bulan Agustus pembangunan sudah selesai. Menurutnya tanggal 28 Februari akan dilakukan pemasangan kubah. 

Gibran berharap bangunan seluas 8.000 meter persegi itu akan berdampak pada ekonomi di kota Solo, terlebih akan dijadikan sebagai wisata religi.

"Ssudah sesui schedule. Itu akan meningkatkan perekonomian. Selain wisata religi juga ada perpustakaan, jadi bisa untuk ibadah, edukasi dan kegiatan warga semua akan dipusatkan disini," ungkapnya.

Sementara itu, senior Project Manager, PT Waskita Indra Jaya Kusuma mwngatakan selama 7 bulan akan mengejar kekurangan masjid tersebut. Marmer yang digunakan datang langsung dari Italy. Indra mengatakan, nilai proyek yang dikucurkan senilai Rp. 280 Miliar. 

"Kita kejar, karena untuk bobot tertinggi ada di pekerjaan finishing di marmer" ujarnya.

Untuk diketahui Masjid ini merupakan hadiah dari Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Joko Widodo. Masjid itu dapat menampung hingga 10.000 jemaah. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar