Kodim 0735/Surakarta Serahkan Hasil Rehab 12 RTLH dan 3 Sarana MCK

Penyerahan Rehab RTLH

KBRN, Surakarta: Hasil rehab 12 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan 3 sarana MCK di Kelurahan Stabelan Kecamatan Banjarsari Surakarta, Jumat (21/1/2022) diserahkan Wali Kota bersama Danrem 074 Warastratama dan Dandim 0735 kepada penerima manfaat. 

Penyerahan secara simbolis di salah satu perwakilan rumah Pramono Santi yang berlokasi di Pringgading RT 04 RW 09 Kelurahan Stabelan. Setelah serah terima RTLH dilanjutkan dengan meninjau beberapa rumah yang telah direnovasi.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf. Devy Kristiono, menyebut hingga kini ada 43 rumah tidak layak huni yang telah dilakukan perbaikan. 

"Kalau memang ada wilayah-wilayah atau masyarakat yang mungkin rumahnya tidak layak huni tentunya kita akan bantu. Supaya warga tidak sulit terutama untuk tempat tinggal mereka," jelas Dandim kepada wartawan.

Dandim menjelaskan TNI siap membantu jika ada warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni untuk dilakukan renovasi.

"Kami siap membantu merenovasi dan membantu masyarakat kurang mampu karena itu merupakan salah satu bentuk dari pengabdian TNI. Tahap ini 12 rumah dan 3 MCK. Sebenarnya kami sudah 43 rumah," jelas Devy Kristiono 

Dandim menegaskan setiap ada kegiatan dan sasaran, langsung dieksekusi dan tidak membatasi jumlah anggaran setiap kegiatan renovasi. Sebab luasan dan kebutuhan rumah berbeda-beda.

"Kita selalu berkomunikasi dengan pemilik rumah apa yang bisa kita bantu, supaya mereka juga puas," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan saat ini bantuan RTLH dari Pemkot kuota terbatas dan harus berkolaborasi dengan berbagai pihak. 

"Iya nanti bertahap, ya karena ini kan kuota dari Pemkot Solo memang terbatas dan ini ada bantuan dari TNI. Kami manfaatkan sebaik mungkin untuk warga," jelasnya.

Gibran menilai meskipun penerima manfaat kali ini dengan lahan terbatas, yang terpenting rumah tersebut sudah layak huni.

"Ya meskipun dengan lahan yang terbatas yang penting rumahnya sudah berkeramik dan gak bocor itu aja," ungkapnya.

Kriteria penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni diantaranya atap sudah bocor, lantai masih tanah belum keramik, dan dinding belum diplester atau masih dari anyaman bambu alias gedek. Selain penyerahan bantuan rehab RTLH, juga diserahkan paket sembako. (Ase/Mul)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar