Banjir Lahar Hujan Kaliworo Klaten, Bawa Berkah Bagi Penambang Pasir

KBRN Klaten: Hujan deras  yang  terjadi di puncak Merapi Rabu (01/12/2021) dan berakibat banjir lahar hujan, membawa berkah tersendiri bagi ratusan penambang manual  yang biasa mencari rejeki di alur Kaliworo  yang berhulu di gunung Merapi  itu.

Mereka merasa senang  karena adanya banjir  lahar hujan di alur sungai Kaliworo Kemalang Klaten   itu sehingga mudah untuk mendapatkan pasir.

Salah seorang penambang Sujilan   mengaku, banjir tersebut  yang paling besar sehingga membawa material pasir cukup banyak.

Sungai yang sebelumnya cukup banyak galian  kini sudah penuh kembali.

Mereka juga mengaku dengan adanya banjir lahar hujan itu bisa mendapatkan empat truk bahkan lebih dengan jumlah kelompok lima orang. Padahal sebelum banjir  untuk mendapatkan satu truk saja susah.

“Banyak sekali, kalau pagi tadi penuh oleh penambang. Mereka mengkapling lokasi sejak  malam hari hingga pagi tadi pagi untuk mendapatkan lahan menambang,"ungkap Sujilan kepada RRI Kamis (02/12/2021).

Namun begitu dia mengakui, untuk harga per truknya menurun  yang  biasanya 600-700 ribu rupiah, kini hanya berkisar 500 ribu rupiah per truk.

Rasa gembira juga dirasakan penambang lainnya Marino 60 tahun warga Sidorejo Kemalang Klaten. Bersama enam temannya  mulai menambang  sejak pukul lima pagi dan hingga tengah hari sudah mendapatkan tiga truk.

“Setengah lima , ini tiyang pitu (tujuh orang) lumayan. Harganya satu truk pasir 500 ribu rupiah,” tuturnya.

Lelaki yang sudah menjalani sebagai penambang pasir selama 30 tahun itu  merasa bersyukur dapat kiriman pasir  dari lereng Merapi. Sehingga dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. ( Adam Sutanto /WW )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar