Bentuk Protes Jalan Rusak, Warga Desa Sidorejo Lereng Merapi Pasang Belasan Spanduk

KBRN Klaten : Belasan spanduk bertuliskan keprihatinan atas kondisi jalan di lereng Merapi Desa Sidorejo  Kemalang Klaten  terpampang di sejumlah tempat di wilayah itu terutama di jalan Kabupaten atau jalur evakuasi Merapi.

Beberapa titik yang dipasang  seperti : gapura masuk Desa Sidorejo dan juga disekitar  GOR Kalimosodo  Sidorejo pada Sabtu (27/11/2021).

Pemasangan spanduk  yang dilakukan berbagai komponen masyarakat Sidorejo itu merupakan bentuk protes kepada pemerintah yang hingga kini tidak ada upaya perbaikan jalan.Padahal kerusakannya sudah cukup lama.

Salah seorang warga Jino  mengatakan pemasangan spanduk di sepanjang jalan yang rusak kurang lebih enam kilometer itu. Sebagai bentuk kekecewaan kepada Bupati Klaten.

“Sebagai bentuk kekecewaan terutama Ibu Bupati (Sri Mulyani). Yang kedua juga protes kepada pemerintah yang tidak memihak ke rakyat,” kata Jino warga Sidorejo Kemalang Klaten kepada RRI.

Jino juga mempertanyakan prioritas  yang selama ini dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten.

Sedangkan Bupati Klaten Sri Mulyani sebelumnya menyikapi adanya aksi warga lereng Merapi Desa Sidorejo  Kemalang Klaten yang memprotes  kondisi jalan mengatakan Pemerintah Kabupaten Klaten telah menganggarkan  5 milyar rupiah untuk perbaikan jalan di wilayah Desa Sidorejo.

Dari ruas di wilayah itu membutuhkan anggaran yang cukup besar kurang lebih 25 milyar rupiah.

“Bahwa di ruas jalan itu memang sudah kami pacak 5 milyar. Karena memang dari ruas tersebut membutuhkan 25 milyar satu ruas saja,’ kata Bupati Klaten Sri Mulyani.

Dikatakan pembangungan jalan di kawasan itu  dengan biaya cukup tinggi sehingga dilakukan secara bertahap.

Sedangkan tokoh masyarakat yang juga ketua Pasak Merapi Sukiman mengatakan, pemasangan spanduk  di sekitar jalan rusak dilakukan masyarakat baik kaum tua maupun Karang Taruna.

Warga meminta agar pemerintah segera membangun jalan sepanjang 6 kilo meter. ( Adam Sutanto /WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar