Obyek Wisata Berkembang, Desa Wunut Tulung Klaten Ikutkan Warganya Dalam Program BPJS

KBRN, Klaten : Lima  orang  warga Desa  Wunut Kecamatan Tulung  mendapatkan  klaim jaminan Kematian BPJS ketenagakerjaan. Penyerahan klaim tersebut  dilakukan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan  Klaten Noviana Kartika Setyaningyas kepada ahli waris.

Para penerima klaim adalah yang keluarganya  meninggal karena  covid 19. Semuanya  premi   dibayarkan  oleh  Pemerintah Desa Wunut. 

Salah  seorang penerima Fatalia Suharto  kepada  wartawan mengaku  senang  dan  terimakasih kepada pemerintah desa  Wunut. 

"Alhamdulillah to mas rejeki tak terduga. Soalnya  ini  dari  desa  kalau desa  tidak mengusulkan tak  tidak mungkin mendapatkan. Suami saya Sodikin  seorang wira swasta ," kata Fatalia Suharto kepada wartawan  Kamis (21/10/2021).

Kepala  desa Wunut  Kacamatan Tulung Iwan Sulistiya kepada wartawan mengatakan Pemerintah Desa  Wunut  telah  berusaha membantu  masyarakat  salah satnya  melalui  program Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan.

"Kita mendaftar Kepala Keluarga di Desa Wunut. Untuk perangkat RT/ RW, BPD melalui tiga program yaitu jaminan kematian, jaminan hari  tua. Kemudian untuk perangkat itu empat  yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan pensiun. Sumber dananya dari  hasil umbul Pelem, "kata Kepala Desa Wunut Iwan. 

Dia  juga menyebut  total dana yang yang dikucurkan untuk program BPJS mencapai 200 juta rupiah. Jumlah warga  yang sudah  didaftarkan sebanyak 650 orang. 

"Ke depan semua warga akan kami daftarkan jaminan hari tua jadi semua Kepala Keluarga punya tabungan," katanya. 

Sementara Kepala Cabang BPJS Ketanagakerjaan Klaten Noviana Kartika  mengatakan  pemberian santunan  ini  terhadap warga desa Wunut  yang didaftarkan sejak  tahun lalu. Sampai  saat ini pembayaran tetap konsisten yang  berasal  dari BUMDes  

"Ini  yang  meninggal  ada lima orang . Meninggal akibat covid  dimana kepesertaannya  baru  sebentar  ada yang  baru  tiga  bulan  karena ini  baru  sebentar  maka  santunannya  baru 42 juta," katanya. 

Oleh  karena  pihaknya  terus  mendorong untuk  ikut  dalam  program  tersebut  dirinya  juga  memberikan apresiasi kepada pemerintah  desa  yang  telah  mengikutkan  warganya  dalam  program BPJS. 

( Adam Sutanto / WW )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00