Serbuan Vaksinasi Kodim Sukoharjo Sasar Warga Desa Laban Mojolaban

KBRN Sukoharjo : Serbuan vaksinasi Kodim 0726 Sukoharjo kembali berlanjut.

Kali ini menggandeng sejumlah elemen masyarakat dengan sasaran warga di sekitar Banana garden desa laban kecamatan Mojobalan.

Sejumlah elemen masyarakat yang menjadi mitra dalam vaksinasi Covid 19 itu diantaranya adalah  pejuang Sosial Comunity PSC, Omah Sambung dan anggota Komisi 9 DPR RI Muchamad Nabil Harun.

Komandan Kodim Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengaku saat ini status Covid 19 di kabupaten Sukoharjo sudah turun masuk PPkM level 2.

“ Ya, berdasarkan laporan dari Satgas Covid 19 kabupaten jumlah kasus terus menurun, dan saat ini tinggal 12 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Dandim.

Kendati kasusnya terus menurun, Dandim Sukoharjo itu tetap meminta kepada masyarakat untuk tidak abai dan tetap disiplin dalam menjalankan prokes terutama 5 M.

“ Kami mohon masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan prokes terutama 5 M,” pintanya

Koodinator Omah Sambung MojoLaban Derri Adhy Gunawan mengatakan selain Vaksinasi Covid 19 yang digelar di Banana Garden desa Laban Mojolaban memberikan 500 an vaksin kepada warga sekitar dan warga pendatang juga sosialisasi BKKBN tentang penguatan pendataan.

“ Agenda kami selain vaksinasi juga sosialisasi BKKBN. Untuk Vaksinasi Covid 19 meliputi dosis pertama dan sebagian dosis kedua,” ujar Derri.

Menurutnya, selain mendapatkan dukungan langsung dari jajaran TNI dalam hal ini kodim 0726 Sukoharjo serbuan vaksinasi juga didukung oleh Yukata peduli, dan News room peduli.

Sementara itu Muchamad Nabil Harun atau biasa disapa Gus Nabil, selaku anggota Komisi 9 DPR-RI yang turut hadir dalam program vaksinasi tersebut, mengaku puas dengan penyelenggaran vaksin massal di Banana garden yang berjalan tertib, cepat dan sesuai prokes.

“ Kami berharap dengan adanya program vaksinasi masyarakat menjadi lebih waspada serta immunitas tubuh mereka menjadi meningkat terhadap virus Corona,” ujarnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00