KTNA Klaten Bangkit, Siap Tangkarkan Rojolele Srinuk

KBRN, Klaten : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Klaten akan melakukan penangkaran padi rojolele. Upaya tersebut merupakan bagian program kerja KTNA sekaligus menjawab kritikan masyarakat selama ini KTNA kegiatannya hanya rapat. 

Selesai rembug besar di aula Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten Plt Ketua KTNA Klaten Maryanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah program mulai 2021-2024.

Dikatakan sejauh ini yang sudah dilakukan penangkaran jenis padi umum. Stoknya yang saat ini kurang lebih 7,3 ton benih. 

"Program kami ke depan adalah satu kami akan kembangkan penangkaran padi Srinuk. Kemarin kita tangkarkan padi umum. Kita juga punya stok 7,3 ton yang MT satu ini sudah dipesen, " ungkap Maryanto kepada wartawan Rabu (20/10/2021)

Selain itu programnya pembuatan pupuk cair sentral KTNA, karena selama di kecamatan berjalan masing-masing. 

Harapannya pupuk cair itu mempunyai SOP yang jelas. 

Program lainnya yang akan disiapkan argro ekspo yang akan menampilkan potensi para petani di tingkat kecamatan. 

Potensi usaha lainnya yang akan dilakukan adalah ternak magot. 

Sementara koordinator penyuluh pertanian Pariman mengatakan peluang bisnis di lingkup pertanian cukup menjanjikan. Mulai dari penangkaran benih, beras, pupuk organik dan lainnya. 

"Rojolele dapat berproduksi bagus harus dengan pupuk organik. Potensi di Klaten dengan organik besar. Mau mengambil peluang apa, ambil benih atau pupuk organik monggo, " kata Pariman. 

Sementara kegiatan rembug utama KTNA Kabupaten Klaten dengan agenda tunggal pergantian ketua KTNA.

Ketua KTNA Wening Swasono tidak dapat melanjutkan tugas sebagai ketua lantaran dalam kondisi sakit yang tidak dapat menyelesaikan tugas hingga 2024.

Pada rembug utama tersebut terpilih sebagai Plt Ketua KTNA Kabupaten adalah Maryanto.  

(Adam Sutanto /WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00