16 Pelanggar Prokes Di Tiga Kecamatan di Wonogiri Diberi Sanksi Baca Sila Pancasila

KBRN Wonogiri : Operasi yustisi peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) terus dilakukan anggota Polres Wonogiri.

Kegiatan dipusatkan di 25 polsek agar lebih efektif dan merata, Minggu (17/10/2021), operasi yustisi digelar di tiga polsek, seperti Polsek Slogohimo, Sidoharjo dan Tirtomoyo.

Petugas menemukan 16 pelanggar prokes tersebar di tiga lokasi yakni di Polsek Sidoharjo dan Slogohimo masing-masing lima pelanggar dan di Polsek Tirtomoyo ditemukan enam pelanggar prokes.

Kasubsi Penmas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono mewakili Kapoles Wonogiri, AKBP Dydyt Dwi Susanto, SIK, MSi dan Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Suwondo, menjelaskan para pelanggar umumnya tidak memakai masker saat dihentikan oleh petugas.

“Petugas melakukan tindakan kepada warga yang tidak menggunakan masker dengan memberikan teguran lisan, sanksi sosial berupa wawasan kebangsaan. Para pelanggar diminta membaca teks Lancasila dengan keras. Sayangnya ketika pembacaan teks Pancasila di sila ke-3, pembaca sempat lupa sehingga mengundang senyum warga dan petugas yang mendengarkan,” ujarnya.

Iwan mengatakan tempat operasi di tempat umum, seperti terminal, pasar atau jalan raya depan pasar. Para pelanggar diberi sanksi lisan untuk tidak mengulanginya.

“Di Pasar Sidoharjo operasi dipimpin Kanit sabhara Aipda Istoyo. Operasi digelar dalam rangka pencegahan dan pengendalian merebaknya virus disease corona [covid-19]. Petugas yang terlibat dalam operasi di masing-masing polsek dari unsur koramil, kecamatan dan polsek. Kegiatan operasi yustisi ini rutin tiap hari terus di gelar di 25 polsek.” Lanjutnya.

Menurutnya, di Kecamatan Slogohimo operasi yustisi selain penegakan hukum prokes juga dibagikan masker kepada para pengunjung dan pedagang yang tidak memakai masker. Sedangkan di Kecamatan Tirtomoyo, operasi yustisi dilaksanakan di Jalan Raya Depan Pasar Tirtomoyo.

“Enam pelanggar diberi sanksi teguran lisan dan tertulis untuk tidak mengulangi dan diberikan masker.” Tukasnya. (Edwi) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00