Pasokan Osigen Terhambat, Proyek GOR Indoor Manahan Solo Terlambat

KBRN, Surakarta : Pembangunan GOR Indoor Manahan Solo tahap 4 untuk pengerjaan atap, tak selesai sesuai target 27 Juli 2021, sehingga kena pinalti, perpanjangan bersangsi selama 50 hari. Saat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi, rombongan Komisi IV DPRD Kota Solo mendapat penjelasan dari pihak kontraktor dan pejabat pembuat komitmen jika keterlambatan tersebut terjadi karena persoalan pasokan oksigen industri.

Pelaksana proyek Yogi, menjelaskan guna pemotongan besi baja di sisi atas atap , digunakan gas elpiji dicampur oksiden.  Namun pasokan oksigen tersendat, apalagi oksigen untuk medis lebih diutamakan,

“Yang sebenarnya dimana-mana, sulit untuk medis corona dulu Pihak pabrik saat ini lebih mengutamakan  produksi oksigen untuk medis guna penanganan pandemi covid; dan bukan oksigen untuk industri , “ ungkap Yogi kepada RRI di sela-sela menerima rombongan Komisi IV ,  Senin (2/8/2021 )

Menurut Yogi, untuk proyek GOR Indoor Manahan setiap hari  kebutuhan 10 tabung oksigen isi 6 kubik, namun yang didapat seminggu hanya  2 sampai 4 tabung.

“Kita ita mencari di beberapa vendoor juga ndak ada, lha kita dapatnya dari temen-teman  yang mungkin ada sisa kita dapat.  Itu dapatnya juga ndak banyak, “ jelasnya.

Melihat progress pengerjaan atap baru selesai sekitar 55 %, Ketua Komisi IV Putut Gunawan pesimis pada masa perpanjangan bersangksi akan selesai. Namun ia tetap berharap perangkat pendukung tersebut bisa segera ada penambahan sehingga pekerjaan selesai untuk proyek atap.

“Lihat kondisinya seperti ini kita pesimis untuk bisa selesai. Progres 55 %, masih jauh kita berdoa semoga ada penambahan  pendukung kerja  biar cepat selesai, kalau ndak selesai ya embuh, “ kata Putut

Putut Gunawan berharap persoalan ini bisa menjadi pembelajaran bagi  Pejabat Pembuat Komitmen dan pengawas untuk lebih bekerja dengan sistematika yang jelas.

“ Eman- eman, masyarakat harapannya bisa segera dimanfaatkan, ini malah malah terbengkelai, “  ungkapnya.

Pembuatan atap GOR Indoor Manahan yang merupakan proyek tahap ke 4 dialokasikan anggaran 18 Milyar rupiah. Dengan keterlambatan sangsi yang diberikan setiap hari 1 per mil dari nilai kontrak . Pembuatan atap GOR Indoor Manahan dialokasikan angaran 18 Milyar rupiah.

(  Wiwid Widha )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00