Kisah Haji Syamsu Tri Wahyudin, Berangkat Menjadi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD)

Syamsu Tri Wahyudin

KBRN, Surakarta: Rasa haru dan bahagia sangat dirasakan Syamsu Tri Wahyudin saat mendapat rezeki tak terduga dari Allah SWT dengan diberikan jalan untuk dapat menunaikan ibadah haji lebih awal. Dirinya tak menyangka bisa menunaikan ibadah haji lebih dulu, meski sebelumnya dirinya telah mendaftar bersama istrinya di bulan Maret tahun 2018 lalu.

Namun bagai mendapat durian runtuh, pada bulan Mei di tahun yang sama ia terpilih menjadi Tim Pemandu Haji Daerah pada keberangkatan tahun 2018. Tangis bahagia tak terbendung dari wajah Syamsu saat menerima kabar tersebut. Hingga akhirnya dirinya dapat berangkat menunaikan ibadah haji terlebih dulu.

"Saya alhamdulillah dapat undangan untuk berangkat ibadah haji tahun 2018. Sebagai tim pemandu haji daerah kota Surakarta. ya alhamdulillah timing saya tepat. 2018 itu timing saya tepat. Ketika saya ditunjuk untuk menjadi Tim Pemandu Haji Daerah itu saya sebelumnya sudah mendaftarkan bersama istri untuk ibadah haji." ungkapnya kepada RRI, Kamis (28/07/21).

Syamsu menceritakan, dibalik anugerah tersebut, dirinya juga bertugas untuk mendampingi para jamaah haji yang membutuhkan pertolongan saat berhaji.

“Di bulan maret saya mendaftar bersama keluarga secara mandiri dengan istri, kemudian bulan Mei kita menjadi (pemandu) haji daerah. Dalam tahun yang sama, kita mendaftar 2 kali haji. Haji mandiri dan haji sebagai petugas,” jelasnya.

Pria 46 tahun yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Surakarta itu mengaku hikmah yang bisa ia ambil dalam pengalamannya itu ialah membantu sesama dengan ketulusan hati meski harus merelakan kepentingan pribadi.

“Kita mengikuti pendampingan terus kalo ada jahi yang membutuhkan bantuan dan pertolongan kita bantu. Kita membantu komunikasi jamaah haji dengan petugas-petugas di arab, harus berbahasa inggris atau berbahasa arab. Jamaah haji kita ada keterbatasan dengan bahasa inggris dan bahasa arab. Kita membantu menjembatani kalo ada masalah seperti itu,” jelasnya.

Kini pria rendah hati itu hanya berharap pandemi segera berakhir dan seluruh kegiatan peribadatan kembali pulih. Sehingga keberangkatan haji dapat segera terlaksana kembali meski telah mengantre cukup lama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00