DPD Partai Golkar Sukoharjo Gelar Vaksinasi Covid 19

KBRN Sukoharjo : Sekitar 400 orang masyarakat umum dari kabupaten Sukoharjo mengikuti vaksinasi gratis Covid 19 di DPD II Partai Golkar.

Vaksinasi yang hanya berlangsung satu hari itu awalnya jumlah pendaftar mencapai 600 orang.

Namun akibat keterbatasan vaksin akhirnya hanya sekitar 400 orang yang mendapatkan kesempatan vaksin dosis pertama.

Ketua  DPD  Partai Golkar Sukoharjo Sardjono menjelaskan, dari pendaftaran yang masuk berkisar 600 peserta,  namun quota yang ada dari DPP sekitar  400 vaksin sehingga   harus  ada penambahan.

“ Ya, untuk vaksin sendiri merupakan instruksi dari DPP dan kami terpaksa membatasi jumlah pendaftaran meski antusias warga cukup banyak,” ujar Sarjono.

Menurutnya, DPD Partai Golkar Sukoharjo juga terus mengupayakan ke DPP untuk mengajukan agar mendapatkan jatah vaksin lagi.

“ Tingkat kebutuhan vaksin di Sukoharjo sangat tinggi, dan DPD Golkar merupakan nomer kedua setelah kabupatan Pati yang mengelar vaksinasi di kalangan partai olkar,” tukasnya.

Sementara itu Bupati Sukoharjo Etik Suryani disela peninjauan vaksinasi menyambut baik kegiatan yang dilakukan DPD Partai Golkar sebagai bentuk kepedulian semua pihak dalam penanganan Covid-19.

Sebab dengan ikut sertanya berbagai pihak dapat mempercepat program pemerintah dalam percepatan vaksinasi.

“ Ya, saat ini yang divaksin baru mencapai 18 persen dari target 70 persen vaksinasi untuk masyarakat di kabupaten Sukoharjo. Sehingga target sasaran berikutnya ditujukan kepada remaja yang berusia sekitar 18 tahun,” ujar Etik Suryani  yang hadir bersama beberapa jajaran Forkompida.

Selain di DPD Partai Golkar, sebelumnya Pemkab Sukoharjo juga menggenjot program vaksinasi di gedung PGRI dan The Park Mall Solo Baru. Khusus vaksinasi di The Park Mall Bupati membidik target sebanyak 20.000 peserta untuk satu bulan pelaksanaan vaksinasi. H

“ Kami berharap dengan sentra vaksinasi di The Park Mall ini akan mempercepat target vaksinasi di Sukoharjo sebesar 70% dari sasaran,” pungkasnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00