Pulang Dari Kudus 18 Orang Warga Simo Boyolali Terkonfirmasi Positif Covid 19

KBRN Boyolali : Penyebaran covid-19 kembali mengkhawatirkan.

Kali ini,  sebanyak 18 warga Dusun Tegalrejo RT 6/ RW 2, Bendungan, Simo dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 setelah dua orang pulang dari Kudus.

Untuk selanjutnya, pemerintah setempat lantas melakukan tracking dan melockdown dusun tersebut. 

Camat Simo, Waluyo Jati mengatakan penyebaran covid-19 baru diketahui saat salah satu warga dusun Tegalrejo mengalami sesak nafas dan deman. 

Setelah diperiksa dan menjalani swab antigen serta swab PCR, ia dinyatakn terkonfirmasi positif covid-19. 

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk tracking. Swab antigen juga dilakukan pada seluruh warga Dusun Tegalharjo, Senin (14/06/2021).  

"Jadi setelah tracking, ternyata dua warga sini sambatan  di Kudus. Yakni Nurrokhim, 53, dan Sumardi, 44, dan di Kudus selama seminggu. Pulang di rumah juga tidak lapor apa-apa," terangnya saat di temui di Dusun Tegalharjo, Senin (14/06/2021). 

Tidak berselang lama, istri Sumardi mengalami sesak nafas dan deman. Setelah diperiksakan, istri Sumardi diarahkan untuk tes swab antigen serta swab PCR dan hasilnya positif.

Tracking lantas dilakukan, seluruh anggota keluarga Sumardi di Swab PCR. Hasilnya tiga orang terkonfirmasi positif. 

Sayangnya, setelah pulang pada 5 Juni dari Kudus, mereka telah melakukan kontak dengan warga sekitar. Mereka ikut bergotong royong membuat tanggul jalan, Salat Jumat di masjid dan menghadiri acara kematian. Pemerintah setempat lantas melakukan swab PCR pada 94 orang dari 36 kepala keluarga. 

"Sasaran 94 orang untuk swab PCR. Namun, yang datang baru 58 orang. Salah satu anak SD yang diperiksa terkonfirmasi positif covid-19, ternyata masuk sekolah. Sehingga swab PCR ditambah 6 anak SD dan perangkat desa. Hasil swab antigen yang terkonfirmasi positif ada 15 orang. Sehingga total ada 18 orang yang terkonfirmasi positif covid-19," terangnya. 

Waluyo mengamini, beberapa warga mengaku takut mengikuti swab PCR dan belum semua datang. Sehingga swab PCR akan kembali digelar Selasa (15/6/2021) dan dipusatkan di puskesmas setempat.

Rata-rata warga yang terkonfirmasi positif covid-19 masuk orang tanpa gejala (OTG). Isolasi mandiri masih dilakukan di rumah masing-masing. 

"Rencana kami karantina dipusatkan tapi belum ada tempat. Kami laporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali juga. Namun, saat ini masih di rumah masing-masing. Dan dusun dilockdown," tandasnya. (Kisno)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00