Hanya Tiga Menit Lho, Naik Gondola ke Desa Terpencil Girpasang

KBRN, Klaten: Desa wisata yang berada di lereng Merapi yakni Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten semakin hari semakin ramai menjadi tujuan  masyarakat baik disekitar lereng Merapi ataupun dari luar wilayah. Daya tariknya banyak dari mereka ingin melihat kampung terisolir Girpasang.

Kepala desa Tegalmulyo Sutarno mengatakan pihaknya kini terus melakukan penataan kawasan sekitar  kampung Girpasang tersebut termasuk pengadaan gondola atau kereta gantung  untuk menuju desa terpencil tersebut. Gondola yang masih dalam proses finishing itu diharapkan menjadi daya tarik tersendiri untuk menuju Girpasang. Diperkirakan minggu depan gondola  dapat digunakan untuk masyarakat umum.

“Belum digunakan. Belum finishing karena untuk sebelah timur belum ada tempat turun dari gondola belum dibikin,”ungkap Kades Tegalmulyo Sutarno kepada RRI Sabtu (17/4/2021).

Secara teknis nantinya setiap pengunjung yang akan menuju Girpasang dan naik gondola dikenakan tarif 60 ribu rupiah PP untuk empat orang. Namun untuk warga Girpasang dan Ngringin jika akan melakukan aktivitas  tidak dipungut biaya.

“Yang kami spesialkan untuk warga Girpasang dan Ngringin kalau meu nyebarang ya lewat gondola,” imbuhnya. 

Gondola dengan bentangan kawat baja  kurang lebih 135 meter itu mempunyai kekuatan 17 ton. Namun untuk naik gondola itu hanya dibatasi empat orang.

Sedangkan Purnomo warga setempat menyambut baik semakin ramainya kawasan desa Tegalmulyo terutama di sekitar  Girpasang.

“Sangat senang sekali perkembangan wisata Desa Tegalmulyo dengan potensi wisatanya semakin ramai dan kedepan terus eksis,” tutur Purnomo.

Dia mengatakan untuk sektor perekonomian terutama di Ngringin pintuk masuk Girpasang sekarang sudah cukup ramai dengan warung kopi dan kulinernya. Begitu juga dengan warga di Girpasang  mulai bangkit  karena ditempat itu juga banyak menyajikan kuliner khas.

Kampung Girpasang dengan Ngringin dipisahkan sebuah jurang sedalam 150 meter dan lebar lebih dari 130 m. Girpasang hanya terdapat sembilan rumah dengam 12 Kepala keluarga. 

Sebelumnya masyarakat setempat untuk menuju kampung tersebut harus berjalan kaki melalui jalan setapak dengan anak tangga di bibir jurang. Jika masyarakat umum dapat ditempuh lebih dari setengah jam. 

(Adam Sutanto /WW )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00