Atlet dan Official APG 2022 Bakal Gunakan 17 Hotel di Solo Raya

Logo dan maskot ASEAN Paragames (APG) 2022 di Kota Solo. Dok Istimewa

KBRN, Surakarta: ASEAN Para Games (APG) 2022 di Kota Solo akan berlangsung pada 30 Juli sampai 6 Agustus 2022. Berbagai persiapan terus dilakukan, salah satunya pemilihan hotel tempat akomodasi kontingen atlet dan official dari berbagai negara. 

NPC Indonesia telah melibatkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo untuk pembagian akomodasi atlet. Bahkan NPC menyebutkan ada 19 hotel yang bakal digunakan untuk menginap para atlet dan official kontingen APG.

"Di Solo Raya pakai 17 hotel, di Semarang 2 hotel. Jadi atlet, official, Panpel di 2 hotel kamarnya banyak. Kontingen standar bintang 4 dan 5. Dan ramah disabilitas," kata Sekjen National Paralympic Comittee (NPC) Rima Ferdianto seusai Rakor Kesiapan APG di Balaikota Surakarta, Senin (27/6/2022).

Rencananya, atlet-atlet akan ditempatkan di satu hotel yang sama tiap cabang olahraga (cabor) atau sistem bable. Hal ini untuk memudahkan akomodasi ke venue dan juga mengantisipasinya penularan Corona Virus.

"Kami sudah menerima surat dari NPC Indonesia terkait event APG 2022. Kami besok (hari ini) diminta menghadiri pertemuan bersama para general manager, pimpinan hotel, termasuk pimpinan sales and marketing mengenai koordinasi pembagian alokasi kamar di tiap hotel," ungkap Pejabat Humas PHRI Solo, Sistho A. Sreshtho.

Sistho menyebut NPC Indonesia sudah mengalokasikan beberapa hotel untuk masing-masing cabor. Sehingga PHRI Solo juga harus mulai intens berkoordinasi dengan pihak NPC Indonesia terkait hotel akomodasi atlet APG 2022. Sistho memprediksi selama event ini berlangsung, diprediksi seluruh hotel di Solo dan sekitarnya bakal full occupancy. 

"Karena yang datang ke Solo ini bukan hanya kontingen atlet-atletnya saja. Tapi lengkap dengan pendampingnya, official-nya, bahkan suporternya. Nah, kami optimistis semua hotel pasti bakal terisi penuh selama event ini digelar. Terlebih hotel yang berlokasi di dekat venue pertandingan," ujarnya. 

Sistho mengaku sudah mengantongi nama-nama hotel yang dipakai menjadi tempat akomodasi atlet APG 2022. Berdasarkan hasil showing hotel pihak panitia dan NPC Indonesia, ada 17 hotel untuk atlet dan 4 hotel untuk panitia pelaksana (panpel) yang akan digunakan selama event APG 2022.

"Pemilihan hotel atlet APG tidak ditentukan melalui PHRI. Jadi dari pihak NPC Indonesia dan masing-masing kontingen sepertinya langsung direct ke hotel-hotel yang akan digunakan," sambungnya. 

Terlepas dari itu, Sistho mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surakarta yang terus menggeber sport tourism di Kota Bengawan. Berbagai event olahraga kelas nasional sampai internasional bergiliran dihelat di Kota Solo. 

Kondisi ini diklaim Sistho tidak hanya berefek positif bagi bisnis perhotelan. Namun sekaligus bagi dunia pariwisata, transportasi, restoran, dan lain sebagainya. 

"Efek domino ini sangat sangat bergantung pada mobilisasi manusia. Kalau mobilisasinya tinggi, semua akan mengikuti. Termasuk dengan adanya event ini. Semuanya akan dapat dampaknya secara linier. Otomatis ini pasti tidak hanya perhotelan. Sektor pendukungnya seperti souvenir, oleh-oleh, rumah makan, transportasi, translator, semuanya kena dampaknya," bebernya. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar