Jual Masakan Ular Hingga Biawak, Ini Warung Kuliner Ekstrim Asal Sragen

KBRN, Surakarta: Di pinggir jalan raya Dukuh Jirapan, Desa Jirapan, Kecamatan Masaran, Sragen, sebuah warung makan sangat sederhana terbuat dari bambu dan genting yang sudah usang menawarkan berbagai menu yang sedikit tidak biasa dimakan oleh orang.

Tri Handayani, pemilik warung tersebut menamakan dengan Rica Extreme karena memang menawarkan berbagai daging hewan yang tidak umum di makan orang seperti ular, biawak, dan kodok.

Meskipun ada juga dua menu lain yang cukup umum seperti mentok dan bekicot. Wanita 29 tahun ini mengaku sudah berjualan rica extreme sejak tahun 2012.

Awalnya Ia hanya menjual es degan dan nasi kucing, namun kemudian ditambah dengan kodok yang biasa dicari oleh pamannya. Usahanya tesebut mendapat tanggapan yang baik dari para pelanggannya yang jajan ditempat tersebut. Dan akhirnya menu lawuhnya pun bertambah menjadi mentok, ular, bekicot dan biawak.

”Awal cuma es degan dan nasi kucing thok, trus tambah Kodok ijo, trus tambah bekicot, ulo dan mentok cari sendiri, tapi yang lain sudah ada yang nyetori, termasuk biawaknya,” ungkapnya kepada RRI, Selasa (17/5/22).

Wanita beranak satu dan masih kecil ini mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku hewan-hewan tersebut karena selain mentok, semua sudah ada yang menyetori. Daging-daging hewan tersebut dimasak rica dan dibungkus kecil-kecil seperti nasi kucing yang pernah Ia jual.

"Nasinya itu saya sajikan hangat, selalu disimpan di magic jar, karena permintaan pelanggan, nasinya minta hangat," ujarnya.

Dalam satu hari Tri Handayani rata-rata memasak dua kilo bekicot, satu ekor mentog, satu kilo kodok, satu kilo biawak dan satu ular. Wanita murah senyum ini pun menjual satu bungkus rica extreme dengan harga terjangkau 5 ribu rupiah.

"Kita buka dari jam 9 sampai jam 5 sore, kita tunggu stock dari yang ngasih bahan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar