2 Pekan Dibuka Usai Pelonggaran PPKM, Wisatawan Embung Giri Roto Boyolali Masih Sepi Pengunjung

KBRN, Surakarta: Meski sudah dibuka kembali selama dua minggu belakangan ini, jumlah pengunjung ke obyek wisata air Embung Giri Roto di Dukuh Gumuk Rejo, Desa Giri Roto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali masih sangat minim.

Sugeng Riyadi, pengelola Embung saat dikonfirmasi di lokasi wisata mengungkapkan, jumlah pengunjung selama dua minggu ini terutama di Hari Minggu masih sangat jauh dibandingkan saat sebelum PPKM.

"Masih sepi mas, sama sebelum PPKM itu jauh pengunjungnya," jelasnya kepada RRI, Minggu (26/9/21).

Dikatakannya, sebelum PPKM, pengunjung bisa mencapai 500 orang bahkan seribu orang pada hari Minggu saja. Namun selama dibuka dua minggu ini separoh dari 500 saja tidak ada.

”Yo nek pengunjung wisata sini belum maksimal sebelumnya PPKM,  ya hari Minggu yang inti itu 500 aja masih kurang, separonya waktu normal ga ada, agak minim, ya lambat laun mungkin lah,” tegasnya.

Karena masih dalam masa PPKM meski telah terjadi penurunan level, jam buka di wisata air Embung Giri Roto ini juga masih dibatasi.

Di hari biasa mulai Senin sampai dengan Sabtu, Embung baru dibuka mulai jam 13 sampai jam 18. Hanya di hari Minggu wisata air ini dibuka lebih awal yaitu mulai jam 6 pagi sampai jam 17.

Sementara itu, Syafa salah seorang pengunjung, warga Ngemplak Boyolali mengaku sudah tiga kali berkunjung ke Embung Giri Roto. Selain dekat dari rumah tinggalnya, obyek wisata itu menjadi tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi selama masa pandemi.

”Deket dari rumah juga, trus juga lagi pandemi juga kan ga boleh keluar2 jauh juga jadi paling deket sini, tempatnya sih bagus, tapi karena pandemi ini kan sepi, jadi enak gitu kayak privat gitu, trus fasilitas juga bagus dan memadai,” katanya.

Adapun selain sebagai obyek wisata air, termasuk dengan perahu kayuh bebek airnya, Embung Giri Roto yang pengelolaannya secara murni digarap oleh Pemerintah Desa Giri Roto ini juga sering dikunjungi masyarakat yang sekedar hanya ingin berjoging dan ber gowes di hari-hari biasa.

Mulai jam 18 sampai dengan pukul 23, masyarakat penghobi mancing pun dapat menyalurkan hobinya sekaligus mencoba keberuntungan untuk mendapatkan ikan. Namun pengelolaan wisata mancing ini dikelola oleh pihak lain.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00