FOKUS: #POLEMIK PARTAI DEMOKRAT

Janji Gus Budi, Bawa PKB Sragen Raih Kursi Lebih Banyak, Rangkul Kader dan Pengurus Lama

Jajaran pengurus baru DPC PKB Sragen hasil Muscab 2021 di Kantor DPC PKB Sragen.

KBRN Sragen: Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sragen merubah gerbong kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Dari ketua lama Mukafi Fadli menjadi KH Ahmad Budi Ridwani (Gus Budi). 

Selain itu rekomendasi DPP memilih KH Fakhruddin Amir Toha Sebagai Ketua Dewan Syuro sementara H Haryanto sebagai Sekretaris Dewan Syuro. Sedangkan Sekretaris dan Bendahara DPC PKB Sragen dijabat Nur Sugiantoro dan Hendro Supriyadi.

Meskipun orang baru dalam kepengurusan partai PKB, Gus Budi berjanji membawa partai besutan Abdurrahman Wahid (Gusdur) menjadi partai yang besar. Selain itu dirinya siap merangkul pengurus lama dalam susunan kepengurusan yang baru ini. 

Dijumpai di sela Muscab PKB Sragen, Sabtu (6/3/2021) Gus Budi mengatakan keputusan DPP harus dilaksanakan dan dihormati. Pihaknya tidak mempermasalahkan adanya penolakan hasil Muscab.

"DPW sudah ada pengarahan apapun keputusan DPP kita nanti harus menghargai dan menghormati. Ketiga ketiganya sudah dikumpulkan. Saya gak masalah namanya politik ya sudah begini ini sudah maklum," ungkap Gus Budi.

Namun pihaknya akan segera berupaya untuk kembali menyatukan perbedaan itu dengan secepatnya melakukan konsolidasi dan mengakomodir kader lama maupun baru.

“Kita akan memasukan semua pengurus lama dalam pembentukan pengurus baru. Semua kembali perjuangkan untuk membesarkan partai bersama," ujarnya.

Adapun dalam kepemimpinan DPC PKB Sragen masa bakti 2021-2026 pihaknya berjanji akan membawa PKB lebih besar. Selain sebagai partai pemilu, dia yakin kursi di legislatif akan bertambah.

"Target normatif ada untuk lebih maju ya pastinya kursi harus lebih banyak. Nggak terbatas. Dan tentunya menjadi partai pemilik yang akan datang," ujarnya.

Sebelumnya mantan ketua DPC PKB Mukafi Fadli tak ingin ada Politik Belah Bambu ditubuh PKB dalam pengurusan yang baru nanti. Pihaknya juga mempertanyakan keputusan DPP, tidak mengakomodir usulan kader akar rumput.

"Jangan sampai yang lain diangkat yang lain diinjak, atau politik bumi hangus. Sebenarnya kami tidak masalah dengan suksesi ini, memang juga agak ribet karena PAC punya suara," jelasnya.

Mukafi mengatakan ada mekanisme di pra Muscab, dimana PAC diberikan keleluasaan menyusun lima orang pengurus. Namun rekomendasi pusat lima limanya tidak masuk jajaran pengurus baik Dewan Syuro maupun Dewan Tandfidz..

"Oleh karena itu kita berharap harus arif, semua DPC dan PAC apalagi di DPP bisa menjelaskan, karena bagaimanapun partai ini dibangun sangat berat dari suara 20 ribu tiga kursi, menjadi 87 ribu. Kita punya wakil di Provinsi dan DPR RI, bahkan sekarang Wakil Bupati," beber Mukafi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00