Jelang Pilkada Klaten, Drs Harjanta Dipecat Dari Keanggotaan PDI Perjuangan

KBRN, Klaten :Dewan Pimpinan Pusat DPP PDI Perjuangan resmi mengeluarkan surat pemecatan terhadap  Drs Harjanta SE MPd sebagai kader partai.Pemecatan  terhadap Harjanto itu karena   dinilai melanggar disiplin partai dan tidak menaati rekomendasi DPP PDI Perjuangan.

Harjanta maju mencalonkan diri sebagai wakil Bupati pada Pilkada Klaten 2020 dari partai lain. "Keputusan pemecatan yaitu Drs. Harjanta SE MPd dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan karena tidak melaksanakan instruksi partai yaitu dengan mencalonkan dirinya sebagai wakil Bupati dari partai lain, " ungkap Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten Heti Purwani dalam keterangan pers di kantor DPC di jalan Ronggowarsito hari Rabu (21/10/2020).

Penjelasan  terkait  pemcatan Harjanto dihadiri seluruh anggota Bapilu, pengurus DPC dan perwakilan PAC.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Klaten Agus Wibowo mengatakan pihaknya menerima surat dari DPP PDI Perjuangan tertanggal 20 Oktober 2020 tentang pemecatan saudara Harjanta sebagai kader partai. Dia dinilai melakukan tindakan melanggar kode etik dan disiplin partai dengan maju sebagai calon wakil bupati yang diusung partai lain,

DPP sendiri telah merekomendasikan pasangan calon Sri Mulyani-Yoga Hardaya untuk maju Pilkada Klaten 2020.

Sementara salah seorang pengurus harian  Sutarjo  ketika dikonfirmasi RRI mengungkapkan pemcatan terhadap harjanta  agar menjadi perhatian bagi kader yang lain agar loyal  terhadap keputusan partai.

"Mungkin maksudnya begitu, agar kader lain untuk tegak lurus intruksi partai,"kata Sutarjo.

Surat Keputusan DPP PDIP itu bernomor 71/KPTS/DPP/X/2020 tentang pecatan Harjanta ditandatangi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri dan  Sekjen Harto Kristiyanto. Adam sutantoi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00