Diduga Langgar Kode Etik Rekrut Panwascam, Bawaslu Sragen Disidang DKPP

KBRN, Sragen: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sragen diduga melakukan kode etik penyelenggara pemilu. Hal ini terkait rekrutmen anggota Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang disebut masih sebagai anggota partai politik.

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melaksanakan sidang pemeriksaan terhadap Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen. Sidang kode etik ini dilangsungkan di kantor KPU Solo Jumat (18/9/2020) pagi dengan menerrapkan protokol kesehatan.

Ketua majelis sidang yang juga anggota DKPP Alfitra Salam mengatakan, dalam sidang pemeriksaan DKPP sudah menjelaskan penjelasan yang terkait. Namun menurutnya dari DKPP dan berdasarkan rapat pimpinan majelis memutuskan untuk melaksanakan sidang ke dua.

Kita putuskan akan melaksanakan sidang ke dua menghadirkan saksi dari KPU RI, KPU Kabupaten Sragen dan juga dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sragen, "jelas Alfitra Salam seusai ketua sidang.

Pemanggilan berbagai pihak ini dilakukan, mengingat data riwayat hidup anggota Panwascam yang dipersoalkan ada dua versi. Alfitra menyebut, satu data sebagai anggota parpol dicoret, sementara data lain tidak dicoret.

"Jadi kita akan menggundang KPU Sragen KPU RI dan juga saya minta Parpol yang berkaitan dengan PKB. Tujuanya jangan sampai sidang ini tidak mendengar semua pihak. Kami ingin keputusan DKPP seadil-adilnya. Mendengarkan pihak-pihak yang belum terpanggil," beber Alfitra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00