FOKUS: #PILKADA 2020

Anggaran Tetap, Pola Pengamanan Pilwalkot Solo Berubah

KBRN Surakarta: Pandemi Covid 19 memaksa Polresta Surakarta merubah sistem pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang. Pilkada ditengah Covid-19 jumlah tempat pemungutan suara menjadi 1.255 TPS.  

"Jumlah personel keamanan yang ditugaskan tidak ditambah. Cuma polanya yang berubah. Sebelumnya satu personil itu empat TPS nanti bisa 6 TPS," ungkap Kapolresta Surakarta Kombespol Andy Rifai, seusai penandatanganan MoU hibah anggaran Pilkada di Balaikota Surakarta, Senin (9/8/2020).

Selanjutnya, pengamanan ini di-back up 1 SST dari Brimob dan TNI, dengan mempertimbangkan eskalasi dinamika politik di Kota Solo. Meskipun dulu ketika Pilpres telah di-back up kepolisian wilayah luar Kota Solo tapi Pilkada belum dilakukannya. 

Andy Rifai mengatakan Polresta sudah menerima anggaran pengamanan Pilwalkot Solo sebesar Rp 4 miliar. Penandatanganan MOU dana hibah pengamanan Pilkada dilakukan Sekda Surakarta Ir Ahyani dengan Kapolresta Surakarta Kombespol Andy Rifai.

"Anggaran tetap sama, cuma ini tadi ada perubahan penggunaan. Jadi ada penyesuaian dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Selanjutnya, anggaran pengamanan sebesar Rp 4 miliar ini sudah termasuk peruntukannya satuan Brimob maupun TNI yang mem-back up. Hanya saja belum semuanya dikucurkan karena pencairan dilakulan secara bertahap. 

Kemudian wilayah yang dinilai rawan yakni menyesuaikan karakteristik wilayah di antaranya beda pilihan. "Kalau pemetaan daerah rawan sudah setiap Polsek ada. Yang memiliki potensi kelompok orang yang tidak setuju Pilkada hingga rawan gangguan ketertiban keamanan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu Sekda Ahyani mengatakan, anggaran yang diberikan Pemkot Surakarta sama dengan sebelumnya. Hanya teknis pemanfaatan yang harus disesuaikan dengan kebutuhan ditengah Pandemi Covid 19.

"Nilainya Rp 4 M, sama nilainya dengan dulu hanya saja pemanfaatan beda. Menyesuaikan dengan kelengkapan kelengkapan saat Pandemi. Seperti APD Covid," beber Ahyani.

Sedangkan anggaran tambahan untuk KPU Solo, Ahyani menyebutkan di APBD perubahan ini sekitar Rp 750 juta. Anggaran tersebut selain digunakan untuk pengadaan APD juga untuk honor KPPS seiring ada penambahan jumlah TPS. "Mudah mudahan cukup."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00