Ada Jalan Tol, Akses Jalan Menuju Malang Selatan Dilebarkan

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, H Romdhoni. (Foto: Istimewa).

KBRN, Malang: Akses jalan menuju wilayah Malang Selatan segera dilakukan pelebaran, terlebih akan ada jalan Tol dari Kota Malang yang melintasi empat Kecamatan di Kabupaten Malang menuju wilayah Malang Selatan. 

" Untuk jalan tol kewenangan pusat, tetapi kami Pemkab Malang melalui pak Bupati sudah usul untuk percepatan ke Menteri PU dan responnya positif, " ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, H Romdhoni kepada RRI, Sabtu (27/2/2021) malam. 

Sebab itu, saat ini tengah proses pelebaran jalan ke arah Pantai Selatan untuk menyambut pembangunan jalan tol tersebut. Targetnya pelebaran jalan ke arah pesisir pantai tuntas selama periode Kepemimpinan pasangan Bupati Malang HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang H Didik Gatot Subroto.

" Target pelebaran selesai selama periode pak Bupati HM Sanusi ini, sekarang sudah dimulai, " terangnya. 

Bahkan, sudah ditindaklanjuti dengan pembangunan kontruksi sesuai kemampuan anggaran APBD Kabupaten Malang, akan dilakukan bertahap, karena konsep secara utuh sudah tuntas. 

" Nanti konsep secara utuh kan exit tolnya juga ada di Bureng, " tukasnya. 

Ia membeberkan, adanya pembangunan jalan tol yang melintasi sejumlah Kecamatan di Kabupaten Malang sudah terkonsep, diantaranya exit tol di Bureng hingga terkoneksi pada jalan arteri menuju pesisir pantai Selatan. 

" Nanti aksesnya jalan menuju Balekambang akan menjadi jalan yang memiliki fungsi kolektor artinya memiliki kecepatan lebih tinggi dari sekarang, " urainya. 

Karenanya, secara bertahap pelebaran jalan menuju pesisir Pantai Selatan akan dilakukan pelebaran badan jalan menjadi 7 meter disertai dengan pelebaran bahu jalan. Termasuk penyempurnaan drainase dan pohon pelindung jalan. 

" Badan jalan nanti jadi 7 meter, terus kelengkapan 1,5 meter bahu jalan masin masing kanan dan kiri, kemudian 1,5 meter untuk drainase dan pohon pelindung jalan, " bebernya. 

Romdhoni menjelaskan, sejak tahun 2019 lalu telah dilakukan pembebasan lahan, sehingga pada tahun ini pelaksanaan konstruksi sudah bisa untuk dimulai pengerjaannya. 

" Tahun 2019 lalu sudah ada pembebasan lahan, tinggal menindaklanjuti konstruksinya tahun ini sudah mulai bertahap, " pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00