Perkuliahan Teknologi Kulit Dimulai, Bupati: Angkatan 2021 Jadi Pionir

KBRN, Magetan: Pemukulan gong menandai dimulainya perkuliahan program pendidikan setara D1, Politeknik ATK Yogyakarta di Magetan. Sebanyak 37 mahasiswa yang telah lolos seleksi tes masuk siap menempuh pendidikan tahun ajaran 2021. Program yang merupakan kerjasama Pemkab Magetan dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Indistri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian dan Politeknik ATK Yogyakarta digadang-gadang menjadi embrio pendidikan baru di Kabupaten Magetan.

Direktur ATK Yogyakarta, Drs. Sugiyanto, S.Sn., M.Sn menyampaikan program ini berkonsentrasi mencetak wirausahawan muda di dunia industri kulit sehingga tenaga pengajar yang dilibatkan terdiri dari beberapa unsur antara lain dosen akademisi, praktisi produk kulit dan praktisi industri pemasaran digital. Selain itu di terdapat uji kompetensi menggandeng Lembaga Sertivikasi Provesi (LSP) dalam naungan BNSP dan pelatihan dari Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian.

“Ini satu-satunya program D1 rintisan program wirausaha (entrepreneur) ya di Magetan ini. Ini program dari BPSDMI Kementerian Perindustrian untuk mempersiapkan SDM industri,” papar Sugiyanto.

Dalam kesempatan tersebut, dihadapan awak media Bupati Magetan Suprawoto menyampaikan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk mendongkrak potensi Magetan dengan produk unggulannya yakni kerajinan kulit. Pihaknya berharap, hasil penyamakan kulit yang sampai hari ini 90% dikelola diluar Magetan dapat segera dikelola di dalam Magetan oleh putra daerah.

“Memang harapan kita ada link and match antara dunia pendidikan dan industri. Kita semua tahu di Magetan ini industri kulitnya sangat potensial. Sejauh ini, informasi dari UPTD LIK,  hasil penyamakan kulit Magetan hampir 90% dibawa ke luar Magetan bahkan ke luar negeri. Oleh sebab itu, pendirian ini diharapkan dapat menumbuhkan wirausahawan dibidang kulit dan memajukan industri kulit di Magetan,” papar Suprawoto.

Selain itu, Suprawoto meyakinkan bahwa mahasiswa tahun ajaran 2021 merupakan pionir. Meski gedung perkuliahan masih meminjam gedung SD Unggulan namun jika angkatan pertama mampu menunjukkan progres positif maka pemkab Magetan membuka kesempatan bagi ATK Yogyakarta mendirikan kampus di Magetan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00