1.250 Masker Dibagikan Kepada Pengayuh Becak Dan Pekerja Pasar

1.250 Masker Dibagikan Kepada Pengayuh Becak Dan Pekerja Pasar. (Foto: istimewa)

KBRN, Kediri: Dinas Sosial Kota Kediri membagikan 1.250 Masker Kain kepada Tukang Becak dan Pekerja Pasar, Jumat (15/1/2021).Pembagian dilakukan serentak di 25 titik dari 3 kecamatan sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai.

"Saya selalu pakai masker, takut Corona," kata Darsono (60 tahun), pengayuh becak di Pasar Pahing, Jumat (15/1/2021).

Di tempat tersebut, Darsono mengaku, senang bisa menerima masker pemberian Dinsos. Bahkan ia juga meminta sejumlah masker,untuk temannya yang kebetulan sedang tidak di tempat.

Secara umum, memang belum semua tukang becak seperti Darsono yang disiplin mengenakan masker. Ada beberapa yang kadang hanya mengalungkan masker di leher. Alasannya, mereka kesulitan bernapas bila sedang menarik becak.

Seperti yang terlihat, dari keseharian Gitot (63 tahun), penarik Becak di kawasan RS Baptis Kota Kediri.

"Saya belum sering pakai, rasanya sesak. Punya juga di rumah," kata Gitot.

Setelah dibagikan masker, para pengayuh becak ini berjanji akan mengenakannya. Imbauan menggunakan masker dan menjalankan protokol kesehatan terus dikampanyekan oleh Pemkot Kediri.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Triyono Kutut menyatakan, para tukang becak itu kerap kali mengenakan masker sekali pakai, tapi justru dipakai berhari-hari.

"Kami juga melihat masker kain hanya punya satu, jadi kami bagikan supaya mereka bisa ganti-ganti," kata Triyono Kutut, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri.

Pada agenda ini, pembagian masker itu dilakukan oleh Dinsos, Tagana (Taruna Siaga Bencana), TRC (Tim Reaksi Cepat), TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), dan Pekerja Sosial.

Pembagian dilakukan di 25 titik dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Pesantren (300 lembar), Kecamatan Kota (500 lembar), dan Kecamatan Mojoroto (300 lembar). Jumlah tersebut berdasarkan jumlah tukang becak di tiap kecamatan. Lalu masker yang masih tersedia, dibagikan kepada pekerja pasar dan orang yang lewat yang belum mengenakan masker. 

"Pembagian dipilih pada hari Jumat karena pada hari tersebut tukang becak banyak yang mangkal di sepanjang jalan di Kota Kediri untuk menunggu pembagian makanan. Banyak orang membagikan makanan pada hari Jumat dengan nama Jumat Berkah. Biasanya pada tukang becak ini mendapatkan 4-5 nasi bungkus dari banyak orang berbeda," katanya.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00