Awal Tahun 2022, Pemerintah Kota Kediri Fokus Menyalurkan Vaksin Booster Untuk Kalangan Lansia

Saat ini, pemerintah Kota Kediri tengah berfokus untuk memberikan suntikan vaksin booster kepada warga Kota Kediri berusia 50 tahun keatas. Hal ini juga sudah di mulai sejak Sabtu, (15/1/2022), dimana pemberian suntikan vaksin booster telah dilakukan di lobby RSUD Kilisuci Kota Kediri pada sekitar 200 lansia.

Kondisi ini juga dibenarkan oleh dr. Fauzan Adima, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri sekaligus Juru Bicara Satgas Covid 19 bahwa memang, setelah selesai dengan booster untuk para nakes di Kota Kediri, saat ini pihaknya tengah memprioritaskan untuk masyarakat Kota Kediri yang berusia 50 tahun keatas.

Dijelaskan pula olehnya bahwa vaksin booster ini berfungsi untuk memperkuat imunitas tubuh yang sebelumnya telah terbentuk. Hal ini lantaran pada vaksinasi dosis 1 dan 2 berdasarkan penelitian hanya bertahan 6 bulan sampai 1 tahun. Dengan demikian, pemberian dosis 3 selanjutnya dikhususkan untuk masyarakat yang dosis 2 nya sudah mencapai 6 bulan atau lebih dengan tujuann tentu untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity ditengah masyarakat.

Sementara itu, untuk jenis vaksin yang digunakan pada kesempatan tersebut merupakan vaksin jenis AstraZeneca bagi yang vaksin dosis 1 dan 2 adalah Sinovac. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, No. HK.02.02/II/252/2022 tentang jenis vaksin booster yang diberikan di bulan Januari 2022.

Untuk diketahui, telah Disebutkan dalam surat edaran Pemerintah bahwasanyauntuk penerima dosis primer Sinovac akan diberikan booster berupa ½ dosis vaksin AstraZeneca (0,25 ml) atau ½ dosis vaksin Pfizer (0,15 ml). Sedangkan bagi penerima dosis primer AstraZeneca, maka akan diberikan booster berupa ½ dosis vaksin Moderna (0,25 ml) atau ½ dosis vaksin Pfizer (0,15 ml). (AK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar