Dukung Perkembangan UMKM, Pencairan Program Kurnia Kota Kediri Tembus Rp 2 Miliar

KBRN. Kediri : Berdasar pada Peraturan Daerah Kota Kediri Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pemberdayaan Pengembangan Mikro, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Koperasi dan UMTKterus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM di wilayahnya.

Salah satunya dengan menggagas program Kredit Usaha Melayani Warga Kota Kediri (Kurnia). Dimana program yang belum genap setahun diluncurkan ini sudah tercatat sebanyak 121 peserta dengan total mencapai Rp 2 Miliar.

Program inovasi yang diluncurkan pada tahun 2021 yang dicapai Pemkot Kediri ini juga bertujuan untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam mengakses permodalan guna meningkatkan daya saing hingga tingkat Internasional, serta meminimalisir kendala yang sering dialami oleh UMKM terkait permasalahan permodalan.

Dalam hal ini, Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri, Bambang Priyambodo mengatkan, bahwa memang program tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk bangkit akibat pandemi Covid-19. Program ini juga merupakan implementasi program dari Kediri melawan rentenir.

Bambang juga mengungkapkan bahwa program Kurnia memang memberikan suku bunga yang sangat rendah, hanya 2 persen per tahun. Setiap UMKM di Kota Kediri bisa mengajukan Kurnia, nantinya pengembalian bisa diangsur selama tiga tahun.

Selain suku bunga rendah, persyaratan yang ditawarkan program ini cukup mudah. Masyarakat hanya perlu membawa fotokopi KTP, pas foto, fotokopi surat nikah, denah lokasi usaha, fotokopi KK, foto kegiatan usaha, serta legalitas jaminan usahanya. (AK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar