PPKM Level 4, Pemkab Ponorogo Lockdown Aloon-aloon

KBRN, Ponorogo : Aloon-aloon Kabupaten Ponorogo mulai Selasa (27/07/2021) malam akan di pasangi  tali raffia secara melingkar sebagai tanda pelaksanaan  PPKM Level 4 di kabupaten Ponorogo.  Keputusan tersebut muncul usai rapat terbatas yang digelar Forkopimda Ponorogo, Selasa (27/7/2021) siang.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai rapat membahas pelaksanaan PPKM level 4 dengan Dandim 0802 Ponorogo Letkol Infantri Muhammad Radhi Rusin, Kapolres Ponorogo AKBP. Muchamad Nur Aziz dan Kajari Ponoroog Khunaifi Alhumami di Ruang  Bantarangin disepakati bahwa Aloon-aloon untuk sementara waktu tidak boleh untuk berjualan  dan pemadaman listrik diteruskan.

Pemasangan tanda berupa tali rafia tersebut memberikan warning untuk sementara bahwa kawasan Aloon-aloon Ponorogo steril dari aktvitas termasuk berjualan. 

Hal ini merujuk  dari 12 item PPKM level 4 berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Mendagri dan SE Gubernur. Diantaranya  tidak boleh menggunakan fasilitas pemerintah atau taman untuk berjualan karena akan mengundang kerumunan.  Meskipun dalam Pelaksanaan PPKM  Level 4 ini mulai ada sejumlah kelonggaran diantarannya pedagang sudah boleh berjualan sampai pukul 20.00.   

“Tapi biar tidak ada perasaan diskriminasi untuk pedagang kaki lima kan kita tata sedemikian rupa untuk tetap bisa berjualan namun tidak bergerombol  dan tidak ditaman-taman,“ terang Bupati Ponorogo sugiri Sancoko.

Bahkan untuk pemadalam lampu Kapolres Ponorogo AKBP. Mochammad Nur Azis menyatakan selain diteruskan juga  mengusulkan perluasan pemadalam lampu PJU ke sejumlah wilayah terutama di sekitar area perkotaan.

“Secara implementasi meski bukan PPKM darurat , PPKM  level 4 ini implementasinya sama dengan PPKM Darurat. Soal mematikan lampu akan ditambah kalau kemarin kota, ini akan kita perlebar,” kata Kapolres.

Selain itu pihak polres masih akan memperketat sejumlah penyekatan-penyekatan di masa PPKM Level 4.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00