Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di Saradan

KBRN, Madiun: Sebanyak 12 orang menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Surabaya-Madiun masuk Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis pagi (17/6/2021). Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan. Yakni truk Nopol L 8564 UV, bus Sugeng Rahayu Nopol W 7126 UP dan bus Sumber Selamat Nopol W 7198 UP.

Akibat kecelakaan itu, 12 orang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Caruban. Keseluruhan korban luka berasal dari penumpang dan supir Bus Sumber Selamat yang terguling. Menindaklanjuti insiden tersebut, PT. Jasa Raharja Perwakilan Madiun langsung mendatangi TKP. Dilanjutkan ke RSUD Caruban.

Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Madiun, Adhitya Angga Dewa mengatakan, kehadiran Jasa Raharja yakni melakukan pendataan sekaligus memberikan Guarantee Letter atau surat jaminan biaya perawatan keseluruhan korban.

"Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 dan 16 Tahun 2017 masing-masing berhak atas santunan luka-luka paling banyak Rp20 juta. Dengan telah diterbitkan Guarantte Letter maka korban sudah tidak perlu repot membayar biaya Rumah Sakit, karena nantinya Rumah Sakit yang akan mengajukan klaim ke Jasa Raharja," ujarnya.

Seperti diketahui, kronologi kecelakaan lalin tersebut bermula ketika kendaraan Truck  yang dikemudikan Jiman berjalan dari arah barat menuju ke timur. Sesampainya di TKP dari arah berlawanan ada kendaraan bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Zainal Arifin berjalan dari Timur ke Barat mendahului beberapa kendaraan yang berjalan searah di depanya.

Naas saat mendahului kendaraan, kecelakaan pun tidak terelakkan. Kemudian dari Timur ke Barat di belakang kendaraan Bus Sugeng Rahayu juga berjalan kendaraan bus Sumber Selamat yang dikemudikan Ali. Kendaraan tersebut berusaha menghindari laka lantas dengan banting stir ke kanan hingga akhirnya terjatuh dan terguling.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00