Pemkab Madiun Evakuasi 88 Pasien Covid ke RSUD Dolopo

KBRN, Madiun :  Pemerintah Kabupaten Madiun melokalisir warga Bantengan kecamatan Wungu yang terkonfirmasi postif setelah di rapid test antigen. Langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi penularan covid-19 ke masyarakat luas.  Sedikitnya ada 66 warga desa Bantengan dan 22 warga dukuh Kedungrejo desa Mojopurna yang dinyatakan positif antigen.  Sejumlah warga tersebut, Senin malam (14/6/2021) dievakuasi ke RSUD Dolopo sebagai rumah sakit rujukan covid-19 dengan mengerahkan 26 ambulans. Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatakan, evakuasi ini agar penanganan terhadap pasien covid- tidak mengalami keterlambatan.

“Sampai malam ini, kita ambil semua yang ada. Artinya, kita semua menjamin bagaimana  perawatan terhadap pasien ini bisa maksimal. Kita tidak ingin ada keterlambatan dibawa ke rumah sakit. Lebih awal lebih baik”, kata bupati Madiun.

Dari sejumlah warga yang positif antigen itu, ada yang mengalami gejala seperti terkena covid ada juga yang tidak.  Menurut bupati Madiun, jika ada penambahan pasien lagi, pihaknya juga akan menambah kapasitas dan fasilitas di rumah sakit.

“Meskipun naik, nanti kita bisa atur lagi masalah itu. Kita tambah bed-nya atau apa. Kita masih bisa kendalikan”, katanya.

Untuk menemukan warga yang diperkirakan  terpapar covid, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun juga terus melakukan tracing terhadap mereka yang pernah dekat dengan warga yang telah terpapar.  Selain itu, menurut Kadinkes Kabupaten Madiun, dr. Sulistyo Widyantono, pihaknya juga akan terus memantau perkembangan  yang terjadi dan melakukan tindakan cepat jika menemukan warga yang sakit dengan gejala terkena covid.

"Masih  terus dipantau  ini. Kita masih terus memantau perkembangan penduduk di sini. Apakah ada tambahan gejala-gejala panas batuk dan sebagainya. Itu kita pantau”, kata Kadinkes Madiun.

Lonjakan jumlah warga Bantengan yang terkonfirmasi positif pada rapid tes antigen ini terjadi setelah adanya kerumunan pada suatu hajatan di salah satu RT di desa tersebut. (Haryo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00