Warga Keluhkan Lambannya Perbaikan Jembatan Bogem

KBRN, Magetan : Jembatan Bogem, penghubung utama ekonomi antar Kecamatan Sukomoro dengan Kecamatan Karas di Kabupaten Magetan pada maret lalu ambrol akibat hujan dan banjir, hingga saat ini belum juga ada tanda akan diperbaiki.

Warga enggan dan tidak berani bila harus memutar jalan alternatif sejauh kurang lebih 5 km, dengan kondisi jalan rusak dan gelap.

Warga desa Bogem Bagus mengatakan,  dirinya kesulitan membawa hasil panen kerumah, harus menyewa mobil untuk membawa hasil pertanian yang saat ini harganya kurang bagus.

“Habis di ongkos bila harus menyewa mobil untuk membawa pulang kerumah, saya langsung jual gabah basah,” ungkapnya, Minggu (13/6/2021).

Warga lainnya Sutinah mengeluh harus memutar jauh untuk mengantarkan anaknya bersekolah.

Warga Kecamatan Sukomoro dan Karas berharap jembatan bogem menjadi perioritas perbaikan oleh pemerintah Kabupaten Magetan. Jembatan ini juga sempat dikunjungi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, DPR RI hingga Mensos.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Magetan Didik Budiman menyampaikan, pembangunan akan dilakukan tahun ini.

Didik menyebut, masih baru selesai pada tahap pengangaran. Rencananya perbaikan jembatan tersebut senilai Rp1,3 Miliar dari BTT daerah.

“Proses penganggaran baru selesai dan pada saat ini tahap perencanaan. Kemudian baru kepada jasa konsultasi rencana bangunan, selanjutnya naik ke tahap lelang,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila tidak ada kendala pada proses lelang oleh LPSE, dijadwalkan tahun ini jembatan Bogem dapat diperbaiki.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00