Sembako dan Bahan Bangunan Dibutuhkan Korban Gempa Malang

Foto: Istimewa

KBRN, Malang : Korban gempa bumi di Kabupaten Malang hingga kini yang bermukim di tempat pengungsian mencapai 932 jiwa. Tersebar di tiga Kecamatan, antara lain di Kecamatan Dampit meliputi Desa Majang Tengah 60 jiwa, Desa Pamotan 72 jiwa. 

Juga di Kecamatan Tirtoyudo meliputi di Desa Jogomulyan sebanyak 200 jiwa, Desa Sumbertangkil sebanyak 400 jiwa, dan di Desa Kepatihan 150 jiwa, serta di Kecamatan Ampelgading di Desa Wirotaman sebanyak 50 jiwa.

" Selain terpal, alat tidur seperti selimut dan perlengkapan memasak, mereka (pengungsi; red) juga butuh sembako dan bahan bangunan, " kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Iksan Hadi, Rabu (14/4/2021). 

Menurutnya, warga yang bermukim di tempat pengungsian itu tidak lagi memiliki tempat tinggal, karena rata dengan tanah pasca diguncang gempa berkekuatan 6,7 SR diupdate BMKG Stasiun Geofisika Malang menjadi 6,1 SR, Sabtu (10/4/2021) lalu. 

Tercatat, gempa bumi itu juga menyebabkan 4 orang korban jiwa, 3 orang warga di wilayah Kecamatan Ampelgading dan 1 orang warga di wilayah Kecamatan Tirtoyudo. 

Terdata sementara, gempa bumi tersebut menyebabkan 104 orang luka-luka, mulai dari luka ringan, sedang hingga berat tersebar di 29 Kecamatan. 

Tak hanya itu, gempa tersebut juga merusak 4.404 Rumah. Rinciannya, rumah rusak berat 1.160 unit, rusak sedang 1.319 unit, dan rusak ringan sebanyak 1.925 unit.

Juga merusak 261 unit fasilitas umum di Kabupaten Malang, meliputi 170 unit sekolah, 12 unit faskes, 64 unit tempat ibadah, dan 15 unit fasilitas umum lain.

Bahkan, data kerusakan rumah dan fasum serta jumlah pengungsi ini masih bisa terus bertambah, karena personel BPBD di lapangan masih terus melakukan pendataan dan belum selesai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00