Wajib Tahu, Ini Bedanya Astagfirullah dan Astagfirullahaladzim

Ilustrasi

KBRN,Surabaya : Masih sedikit orang yang tahu mengenai bedanya Astagfirullah dan Astagfirullahaladzim. Bagi setiap umat Islam mengucapkan istighfar sangatlah penting bagi kehidupan sehari-hari, selain sebagai penyejuk mengucapkan istighfar juga bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT dan selalu mengingat Allah SWT. 

Tetapi banyak dari kita yang tidak mengetahui apa saja perbedaan yang terjadi pada pengucapan astagfirullah dengan astagfirullahadzim, mungkin bagi kita kalimat tesebut sama, tetapi dalam artinya tentu berbeda. Berikut ini bedanya astagfirullah dan astagfirullahadzim yang belum banyak orang tahu.

Perbedaan Astagfirullah dan Astagfirullahadzim

Dalam kalimat latin astagfirullah dan astagfirullah al adzim tentunya berbeda hal tersebut terletak dari kalimat “Al-Adzim” kalimat Al-adzim adalah na’at atau sifat dari kalimat Allah yang memiliki arti yang maha agung. Perbedaan yang paling signifikan adalah Astagfirullah langsung menyebut nama Allah sedangkan untuk Astagfirullah al adzim menyebut Allah dengan sifat yang Maha Agung.

Berikut merupakan perbedaan arti dari kalimat Astagfirullah ini artinya “Aku mohon ampun kepada Allah” sedangkan untuk Astagfirullahadzim ini artinya “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung”

Hadits perintah memperbanyak istighfar

1. Hadist Pertama

dari Abu Hurairah R.A ia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda : “Demi Allah, aku sangat beristighfar pada Allah dan bertaubat pada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali.” (HR. Bukhari)

2. Hadist Kedua

Dari Al Aghorr Al Muzanni yang merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW bersabda “Ketika hatiku malas, aku beristighfar pada Allah dalam sehari selama setiap kali.” (HR. Muslim)

3. Hadist Ketiga

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Setiap penyakit itu ada obatnya dan obat-obatnya dosa adalah istighfar atau meminta ampunan.” (HR. Imam Ad-Dailami)

4. Hadits Keempat

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Setiap sesuatu itu ada perhiasannya dan perhiasan dosa-dosa adalah istighfar atau meminta ampunan.”

5. Hadist Kelima

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada dosa yang menumpuk bagi orang yang meminta ampunan meskipun ia mengulanginya dalam sehari tujuh kali.” (HR. Imam Abu Daud)

Manfaat istighfar

1. Ketika Sedang Lemah, maka akan Dikuatkan

Sebagai manusia biasa tentunya kita tidak akan pernah sempurna, dan selalu saja berbuat dosa, manusia juga makhluk tempat salah, lupa bahkan memiliki nafsu yang bisa membawa manusia tersebut menjadi senang, sedih dan sebagainya. Setiap manusia juga tentunya memiliki kisah hidupnya masing-masing, tergantung bagaimana manusia tersebut menyikapi suatu masalah dan ujian yang datang kepadanya.

Ketika masalah datang menghampirinya tentu manusia tersebut akan merasakan lemah dan lelah dengan kondisi yang dianggap kurang berpihak kepadanya. tetapi yang perlu kita ketahui bahwa setiap masalah yang datang tentunya akan sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. 

Saat berbagai masalah atau ujian terasa berat, maka perbanyaklah meminta ampun kepada Allah SWT dan perbanyaklah mengucap istighfar, karena setiap masalah itu bisa menjadikan kita lebih dewasa dan mengantarkan kita pada kenaikan derajat dihadapan Allah SWT, oleh sebab itu kita harus ikhlas dan sabar dalam menghadapi segala cobaan di dunia ini. (BudiS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00