PPP Surabaya Mulai Panaskan Mesin Politik Guna Menghadapi Pemilu 2024

Ketua DPC PPP Surabaya Ali Mahfud (Dok ; Chan RRI)

KBRN, Surabaya ; Partai Pembangunan Bangsa (PPP) Surabaya memanaskan mesin perpolitikannya dengan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) IX Se-Surabaya. Berlokasi di Aula Hajar Aswat Kantor DPW PPP Jatim dihadiri perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) setiap kecamatan. Salah satu agendanya yakni pemilihan struktur serta penguatan komunikasi setiap PAC.

"Musancab ini bertujuan untuk penguatan anak cabang di tiap-tiap kecamatan. Karena kita tahu PAC itu adalah kekuatan motor politik dimasing-masing partai apalagi di PPP Surabaya. Musancab ini diharapkan dapat menghasilkan struktur organisasi ketua, sekretaris dan bendahara yang terbaik", ungkap Ketua DPC PPP Surabaya Ali Mahfud, Minggu (03/07/22).

Pria yang baru menjabat sebagai Ketua DPC PPP Surabaya ini menegaskan bila peranan PAC merupakan kunci utama dalam motor politik. Karena basis suara dalam pemilihan umum berada disetiap PAC dan Ranting. "Harapannya adalah motor politik yang sudah kita bentuk sedemikian rupa di PAC setiap kecamatan itu untuk memperkuat kita. Karena tanpa mereka kita tidak bisa berbuat apa-apa soalnya kekuatan nyata partai politik itu ada di basis massa PAC dan Ranting",tegasnya.

Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPW PPP Jatim Mujahid Anshori pasca membuka Musancab IX Se-Surabaya menjelaskan bila penguatan struktur harus dibentuk tingkat DPC hingga PAC dan Ranting. Mengingat hasil musyawarah ini akan menjadi ujung tombak dalam pemilihan umum.

"Musancab ini melaksanakan perintah partai untuk melakukan penguatan struktur atau konsolidasi struktur. Nah, sekarang Surabaya sudah masuk di tingkat kecamatan setelah itu berlanjut ke tingkat ranting di kelurahan. Nanti diupayakan juga dari konsolidasi struktur ini akan masuk berbasis TPS jadi penguatan struktur ini menjadi sesuatu yang sangat penting karena nanti akan menjadi ujung tombak PPP yang akan datan",jelasnya.

Selain itu Mujahid Anshori menambahkan jika dari Musancab ini dapat melahirkan semangat, kreativitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baru. Dengan pengharapan dapat fokus dalam menggaet para milenial mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) pada pemilihan umum suara milenial dan generasi Z akan mendominasi hampir menyentuh angka separuh data pemilih.

"Sekarang ini PPP reborn atau ketika lahir kembali dengan semangat baru dengan situasi baru dengan SDM-SDM yang baru kreativitas yang baru yang lebih berpihak dan fokus untuk mengurusi milenial. Karena kami menyadari bahwa berdasarkan data BPS bahwa pemilih pemilu 2024 yang akan datang itu 49% itu kelompok milenial dan generasi z. Sehingga ini kami bidik sekaligus kami melakukan evaluasi strategi pemenangan pemilu",pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar