Targetkan 77,5% Partisipasi Pemilih, Kenyamanan Dan Keamanan Jadi Prioritas KPU

Media Ghatering KPU Sidoarjo dengan para awak media Sidoarjo.

KBRN, Sidoarjo : Selama tahapan yang dilakukan KPU dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 kali ini terbilang cukup aman dari penularan virus corona, baik terhadap penyelenggara maupun masyarakat.

“Salah satu indikasinya adalah saat dilaksanakan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih beberapa waktu lalu. Kami turunkan ribuan petugas yang langsung berinteraksi dengan masyarakat. Dan buktinya sampi saat ini tidak ditemukan klaster baru Pilkada.”

Pernyataan tersebut disampaikan Komisioner KPU Jatim Divisi Data dan Informasi, Nurul Amalia dalam dialog interaktif bertajuk ‘Media Gathering’ yang digelar KPU Sidoarjo di Hotel Aston, Jumat (23/10/2020)

Lebih lanjut dikatakannya hal itu tak lepas dari upaya institusinya dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan, baik pada penyelenggara maupun masyarakat terkait pelaksanaan Pilkada serentak di tengah pandemi covid-19.

Langkah itu akan diteruskan pada saat tahapan kampanye pasangan calon (paslon) yang tengah berlangsung saat ini hingga pada saat pelaksanaan pemungutan suara yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Di hadapan sekitar 50 wartawan yang menghadiri acara tersebut, Nurul mengatakan pihaknya sudah memformulasikan beberapa langkah taktis. Diantaranya soal regulasi usia KPPS dan juga keharusan bagi mereka untuk menjalani rapid test sebagai syarat utama sebelum menjalankan tugasnya.

Selain itu petugas juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) mulai dari sarung tangan lateks, masker dan faceshield bahkan baju hazmat yang bakal dipakai oleh salah satu anggota KPPS yang melayani bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37,3 derajat celcius.

Sedangkan bagi masyarakat yang datang ke TPS juga akan disediakan sarung tangan plastik, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta masker bagi mereka yang lupa membawa dari rumah serta cek suhu tubuh sebelum masuk ke area TPS.

KPU juga sudah merancang tata letak dan luasan tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) demi terjaminnya pelaksaan konsep phisycal distancing. 

“Sekarang tinggal bagaimana kesadaran semua pihak untuk menjaga agar tidak sampai terjadi kerumunan di sekitar area TPS,” tandas Nurul.

Karena itulah ia minta pada para wartawan untuk membantu KPU dengan cara menginformasi hal itu ke publik demi tercapainya tingkat partisipasi tertinggi masyarakat dalam Pilkada. “Untuk Sidoarjo targetnya 77,5%,” pungkasnya. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00