Prostitusi, Adalah Motif Pembunuhan Gadis Cantik di Hotel Lotus Garden Kediri

KBRN . Kediri : Setelah mendalami kasus pembunuhan wanita cantik  berinisial M berusia 16 tahun asal Bandung Jawa Barat di kamar 421 Hotel Lotus Kota Kediri, Polisi berhasil mengungkap bahwa motif dari pembunuhan tersebut, adalah ‘prostitusi online’ berbasis MiChat. Saat ini pun polisi sudah berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi pada 28 Februari 2021 lalu.

Kapolres Kota Kediri, AKBP Eko Prasetyo, SH, S.I.K, M.H mengatakan, pelaku berinisial RP berusia 23 tahun dan merupakan warga Bumi Wali (Tuban). RP diketahui tinggal bersama istrinya sambil menjalankan usaha jual beli online. “Pelaku RP sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan korban M melalui aplikasi MiChat. Pelaku sepakat menggunakan jasa M dengan harga 700 ribu rupiah. Tetapi setelah melakukan hubungan intim, R hanya bisa membayar korban sebesar 300 ribu rupiah. Merasa dicurangi, M, terlibat adu mulut dan berteriak hingga R menusuk korban tujuh kali di bagian tubuhnya.”terang AKBP Eko Prasetyo.

Kapolres juga menambahkan, penangkapan RP tidak memerlukan waktu lama karena polisi sudah memiliki bekal rekaman CCTV Hotel Lotus Garden. Dari rekaman tersebut diketahui, RP menggunakan jasa ojek online. Plat kendaraan yang digunakan oleh driver ojek online terlihat jelas dalam rekaman CCTV. Setelah dimintai keterangan, driver ojek online memberikan informasi titik penjemputan dan pengantaran pelaku sesuai dengan data di aplikasi.

Polisi saat ini telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap perempuan yang masih dibawah umur. Ketiga tersangka D 22 tahun pacar korban, R 40 tahun kakak D serta RP 23 tahun warga Tuban pelaku pembunuhan. Pelaku dikenakan pasal 340 KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 bantal, 1 pisau, kain motif kotak2, helm, jaket, tas slempang dan HP warna hitam milik pelaku.”pungkas AKBP Eko Prasetyo. (AK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00