Warga Desa Minggiran Laporkan PT Jasa Tirta Ke Petugas Berwajib

Sejumlah warga Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri menutup akses masuk ke PT Jasa Tirta. (Foto: istimewa)

KBRN, Kediri: Akibat tuntutan meminta kompensasi diabaikan oleh PT Jasa Tirta, sejumlah masyarakat Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri memilih opsi lain dengan melaporkan permasalahan ini ke petugas Polsek Papar Polres Kediri, Selasa (2/3/2021).

"Tuntutan kami ini hanya sederhana, yakni meminta PT Jasa Tirta lebih peduli kepada warga sekitar. Hal ini dikarenakan selama ini lahan yang dipakai oleh PT Jasa Tirta berada di Desa Minggiran, sedangkan sejak mereka ada di tempat ini sama sekali belum ada semacam Program CSR bagi masyarakat," kata Mujiono, Perwakilan Warga Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Selasa (2/3/2021).

Menurutnya, besaran nilai kompensasi yang diminta warga mencapai 15 persen dari nominal nilai besi tua yang dijual PT Jasa Tirta kepada pihak ketiga sekitar Rp 2,5 miliar.

"PT Jasa Tirta ini sudah menempati lahan di Desa Minggiran selama 15 tahun lamanya. Tepatnya sejak tahun 2006 hingga sekarang," katanya.

Ia menceritakan, kalau dulu, areal itu sempat dipakai oleh Proyek Brantas Tengah untuk normalisasi Sungai Brantas pada tahun 1981-2006. Bahkan pada saat itu statusnya hak guna pakai, yang hal tersebut dilandasi oleh sertifikat nomor 6468301.

"Kemudian, dari sertifikat inilah, fungsi tanah dipakai sebagai tempat penampungan pasir. Sementara, tuntutan CSR ini idealnya direalisasikan berupa kereta pangruti layon dan pembangunan Balai Dusun setempat," katanya.

Dengan kejadian ini, hingga sekarang PT Jasa Tirta belum juga memberikan tanggapan kepada masyarakat setempat. Bahkan pada Senin (1/3/2021) sejumlah masyasrakat akhirnya melakukan aksi dengan menyegel pintu masuk ke PT Jasa Tirtadi Desa Minggiran.

Terlebih lagi, seorang petugas jaga di tempat penyimpanan besi tua di Desa Minggiran, bernama Mariyani mengaku, tidak bisa memberikan tanggapan apa pun. Selain itu, sejumlah rekan jurnalis yang melakukan peliputan hanya diberi arahan untuk menghubungi Humas PT Jasa Tirta yang lokasinya di Malang.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00