Peringati Hari Disabilitas, PDKK Gelar Pelatihan Advokasi Dengan Prokes Ketat

Peringati Hari Disabilitas, PDKK Gelar Pelatihan Advokasi Dengan Prokes Ketat. (Foto: Ayu Citra)

KBRN, Kediri: Menandai Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, Perkumpulan Disabiltas Kabupaten Kediri (PDKK) menggelar Pelatihan Kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Pelatihan Advokasi Peraturan Daerah (Perda) Inklusi Disabilitas.

Agenda yang diadakan di RM Pringgodani, Kabupaten Kediri, terlaksana dengan lancar dan ditunjang penerapan disiplin Prokes 5M sangat ketat, demi mencegah penularan Virus Corona. Mulai dari kewajiban pakai masker, cek suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer, dan menjaga jarak dengan peserta lain.

Menurut Ketua Perkumpulan Disabiltas Kabupaten Kediri PDKK, Umi Salamah, secara total pada pelatihan ini ada 70 undangan, dengan mayoritas peserta Tuna Daksa.

"Mereka ini, umumnya mewakili kaum Disabilitas di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri," kata Ketua PDKK, Umi Salamah, di Kabupaten Kediri, Rabu (1/12/2021).

Para peserta ini, imbuh Umi, dibekali berbagai materi advokasi terutama tentang cara pembuatan proposal. Hal ini sebagai modal kaum disabilitas, sebelum menjadi Advokator. 

"Namun karena situasi Pandemi dan menjaga Prokes 5M ketat, maka pada pelatihan yang diadakan selama 3 hari ini berlaku pembagian sesi, dengan tiap sesi diikuti sekitar 35 orang," katanya. 

Sementara itu, hadir dalam pelatihan ini sejumlah pemateri kompeten di bidangnya. Mereka ini masing-masing, Sanusi dari Suar Indonesia dan Erna. S, selaku Dosen Administrasi Publik di Universitas Airlangga Surabaya.

Sumber para narasumber ini diyakini akan memacu semangat kalangan Disabilitas agar mampu berdaya bersaing, mencetak prestasi, dan bertahan di tengah Pandemi Covid-19.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar