Benda Kuno 'Batara Kala' Ditemukan Di Desa Klanderan

Benda Kuno

KBRN, Kediri: Sejumlah warga Dusun Sugihwaras, Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, menemukan benda kuno  bernilai sejarah, yang diduga wujud Batara Kala (Kepala Kala).

Saat peninjauan di lokasi temuan benda bersejarah, Roby Wijanarko, Kepala Dusun Sugihwaras, Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri mengatakan, bahwa benda menyerupai bagian dari gapura ini ditemukan warga pada tahun 2019. Tepatnya, ketika ada proyek pembuatan jalan tembus dari Desa Kawedusan menuju Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

"Namun, saat pengerukan dengan alat berat di kawasan Bok Telon,  seorang warga RT 10/ RW 03 bernama Cahyo menemukan sejumlah benda, yang memiliki nilai sejarah dan diduga mempunyai bentuk relief asal Jawa Tengah, sehingga kita jarang menemuinya," kata Roby Wijanarko, Kepala Dusun Sugihwaras, Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Rabu (14/4/2021).

Setelah temuan ini, jelas Roby, barang tersebut diamankan bersama masyarakat setempat dan ditempatkan di belakang kandang milik warga.

"Selain menemukan benda kuno berupa batu, Pak Cahyo juga menemukan pecahan Guci dan barang bersejarah lainnya," katanya.

Kemudian, beberapa waktu lalu, karena sang penemu benda ini adalah anggota komunitas pegiat sejarah dan ia sering mengunggah video temuannya, maka hal itu membuat sejumlah Youtuber akhirnya berkunjung ke tempat penemuan relief ini.

"Bahkan, pada Rabu ini juga ada perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri didampingi petugas kepolisian setempat ikut melihat kondisi barang bersejarah. Ke depan, benda ini akan diamankan pemda setempat dan diletakkan di tempat yang lebih aman.

"Untuk sekarang, sementara waktu barang ini dijaga ketat oleh warga setempat dan secara rutin juga ada petugas kepolisian yang datang ke sini," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Museum dan Purbakala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, Eko Priatno,  melanjutkan, bahwa Kepala Kala dapat ditemukan tepat berada di ambang pintu sebuah candi. 

"Dari hasil pengukurannya, panjang Kepala Kala berukuran 60 sentimeter, lebar 23 senti meter, tinggi 26 sentimeter, dan tebal 13 sentimeter. Jika dilihat dari gaya pahatannya, kepala kala ini identik seperti gaya pada periode Jawa Tengah," katanya.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00